Jenis Anjing

Anjing Alaskan Malamute – Karakter, Ciri Fisik, dan Perawatannya

Anjing Alaskan Malamute

Anjing Alaskan Malamute dulunya adalah anjing peliharaan suku Mahle, salah satu suku dari bangsa Inuit. Sekarang ia menjadi binatang peliharaan yang cukup populer.

Sejarah Alaskan Malamute

Seperti kebanyakan anjing dari keluarga Spitz, anjing Alaskan Malamute berevolusi di wilayah Kutub Utara, dibentuk oleh kondisi iklim yang ekstrim. Asal-usulnya tidak diketahui, tetapi pertama kali diketahui tinggal di antara bangsa Inuit (penduduk asli Alaska) dan dikenal dengan nama anjing Mahlemut, di sepanjang Norton Sound di pantai barat laut Alaska.

Kata Mahlemut berasal dari kata Mahle, nama salah satu suku Inuit, dan mut yang berarti desa. Orang-orang Mahle (sering juga disebut Mahlemut) membiakkan anjing ini untuk mengangkut beban berat dan menarik kereta luncur. Anjing-anjing itu juga berfungsi sebagai kawan berburu hewan besar seperti anjing laut dan beruang kutub, dan digunakan juga untuk mengangkut binatang hasil buruan.

Anjing Alaskan Malamute besar dan kuat, berperan penting dalam kehidupan orang-orang Inuit dan diperlakukan hampir sebagai salah satu keluarga. Ketika penjelajah luar pertama kali datang ke wilayah Inuit pada 1700-an, mereka terkesan pada anjing yang tangguh ini juga oleh keterikatan pemiliknya terhadap mereka.

Dengan ditemukannya emas pada tahun 1896, banyak orang luar yang datang ke Alaska. Untuk hiburan mereka melakukan lomba balap dan tarik beban di antara anjing mereka.

Anjing ras asli setempat dikawinkan satu sama lain juga dengan anjing yang dibawa oleh pendatang. Hal itu seringkali dilakukan untuk mendapatkan anjing pembalap yang bagus, juga untuk memasok kebutuhan anjing dalam pencarian emas. Ras Alaskan Malamute murni pun terancam punah.

Selama Demam Emas Klondike 1896-1899, penambang mau membayar harga yang sangat mahal, hingga $1500, untuk sekelompok anjing Alaskan Malamute. Kelompok anjing itu digunakan untuk mengangkut peralatan dan perbekalan mereka dari kota pemasok seperti Skagway dan Dawson ke ladang emas. Setiap orang diharuskan membawa persediaan yang cukup untuk bertahan selama satu tahun, termasuk makanan seberat sekitar 454 kg.

Di musim dingin, anjing-anjing Alaskan Malamute dapat mengangkut beban setengah ton melalui medan yang tertutup salju dalam suhu di bawah nol. Di musim panas mereka hanya dapat membawa beban seberat sekitar 23 kg dengan jarak sejauh 32 km.

Pada 1920-an, seorang penggemar balap anjing asal New England memperoleh beberapa Alaskan Malamute yang bagus, dan mulai membiakkan anjing Alaskan Malamute tradisional/murni. Beberapa hasil pembiakan itu dipilih untuk membantu Admiral Byrd, seorang penjelajah ulung, dalam perjalanannya pada tahun 1933 ke Kutub Selatan.

Selama Perang Dunia II, Alaskan Malamute digunakan sebagai pengangkut barang, dan anjing pencari dan penyelamat. Pada tahun 1935, ras ini menerima pengakuan dari American Kennel Club dan mulai dipelihara sebagai hewan kesayangan dan untuk show.

Karakter Anjing Alaskan Malamute

Alaskan Malamute adalah anjing yang kuat, mandiri, berkemauan keras, dan menyenangkan. Ia suka menarik kereta luncur salju, juga suka berlari dan berkeliaran.

  • Tidak cocok dipelihara di rumah sempit.
  • Tidak cocok untuk dog owner pemula.
  • Tidak suka ditinggal sendirian.
  • Tahan cuaca dingin, sebaliknya tidak menyukai cuaca panas.
  • Penyayang keluarga juga ramah pada orang asing.
  • Cerdas, mudah dilatih, suka mengejar mangsa.
  • Suka menggonggong dan melolong, suka berkeliaran.

Anjing ini penyayang keluarga dan sepanjang aktivitas hariannya tercukupi sikapnya akan baik. Ia perlu setidaknya 2 jam aktivitas per hari dan halaman untuk berkeliaran. Jika aktivitasnya kurang dan ia bosan, Alaskan Malamute bisa frustasi dan cenderung merusak.

Anjing ini ramah dan mudah bergaul dengan manusia, tetapi bisa agresif terhadap anjing, hewan peliharaan, dan ternak yang tidak dikenalnya. Juga dikenal suka menggali dan melolong.

Terutama jantannya, cenderung intoleran pada anjing yang asing. Tanpa perkenalan yang baik dengan cepat ia bisa jadi agresif. Alaskan Malamute memiliki naluri mengejar yang kuat dan dapat melesat jauh dan cepat untuk mengejar hewan kecil yang dilihatnya sebagai mangsa.

Ciri-Ciri Fisik Alaskan Malamute

Alaskan Malamute adalah anjing jenis Nordik yang bertubuh kekar, dikembangkan untuk mengangkut beban berat. Tubuhnya sedikit lebih panjang dari tingginya. Tulangnya berat dan kompak, secara alami dirancang untuk kekuatan dan daya tahan.

  • Tinggi: 58-62 cm.
  • Berat: 34-45 kg.
  • Umur: 12-15 tahun.

Bulunya tebal , dengan lapisan luar yang kasar dan bulu bagian dalam yang padat dan berminyak. Meski matanya memiliki penampilan seperti serigala namun ekspresinya lembut. Semua anjing ini bagian bawah tubuhnya berwarna putih.

Perawatan dan Kesehatan

Anjing Alaskan Malamute menyukai cuaca dingin dan senang mengangkut kereta luncur melintasi salju. Ia dapat berlari bermil-mil dan perlu melakukan aktivitas yang memadai setiap hari, baik berlari maupun long walk.

Ia dapat hidup di luar ruangan dalam iklim sedang hingga dingin, tetapi lebih baik tinggal di dalam selama cuaca hangat. Bulunya perlu disikat sekali atau dua kali seminggu.

  • Penyakit utama: canine hip dysplasia, katarak.
  • Penyakit lain: chindrodysplasia, hypothyroidism.
  • Kadang-kadang terjadi: gastric torsion, hemeralopia, polyneuropathy, kejang.

Saat ini Alaskan Malamute masih digunakan untuk mengangkut barang di lokasi terpencil di Amerika Utara. Juga untuk diikutkan pada kompetisi balap kereta anjing dan digunakan dalam ekspedisi penjelajahan kutub utara.

Referensi:

  • Encyclopedia of Dog Breeds, D Caroline Coile PhD.
  • The Dog Encyclopedia: The Definitive Visual Guide, DK.
  • https://dogtime.com/dog-breeds/alaskan-malamute

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *