Kesehatan Kucing

Cara Menggemukkan Kucing Agar Beratnya Ideal

Cara menggemukkan kucing

Beberapa cara menggemukkan kucing di artikel ini bukan bertujuan untuk membuat kucingmu kegemukan. Namun untuk diterapkan pada kucing yang memang butuh menaikkan berat badan, karena terlalu kurus misalnya. Sebab seperti pada manusia, kegemukan pada kucing juga tidak bagus.

Pastikan Kucing Memang Berat Badannya Kurang

Berat ideal seekor kucing berbeda-beda tergantung pada rasnya, umur, kondisi kesehatan, dan tingkat aktivitasnya. Kucing maine coon misalnya badannya lebih berat dari kucing persia.

Sebagai patokan apakah kucingmu terlalu kurus atau tidak, rabalah tulang belakang dan tulang rusuknya. Jika:

  • Tanganmu tidak bisa merasakan tulang belakang dan tulang rusuk kucing, maka kucing itu kemungkinan kegemukan.
  • Tanganmu bisa merasakan tulang belakang dan tulang rusuknya, namun tulang-tulang itu tidak terlihat tonjolannya atau tidak sangat terasa tonjolannya, berat kucing bisa dikatakan ideal.
  • Tanganmu bisa merasakan tulang belakang dan tulang rusuk, dan terasa tulang-tulangnya sangat menonjol apalagi tonjolan itu bisa dilihat mata, kemungkinan besar si kucing terlalu kurus.

Tetapi cara yang paling tepat tentunya dengan pemeriksaan dokter hewan. Bawa kucingmu ke klinik hewan dan tanyakan apakah berat kucingmu sudah ideal. Biasanya pengecekan berat badan hanya makan waktu sebentar.

Cek Kesehatan Kucing

Jika kucingmu ternyata terlalu kurus, cari tahu penyebabnya. Cek apakah makan dan minumnya sudah tercukupi jumlah dan kualitasnya. Selanjutnya lebih baik periksakan kucingmu ke dokter hewan siapa tahu ada gangguan medis.

Berikut beberapa gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan kucing kehilangan berat badan:

  • Adanya parasit misalnya berbagai macam cacing.
  • Diabetes, gejalanya diantaranya peningkatan nafsu makan namun berat badannya menurun.
  • Gangguan gastrointestinal misalnya diare dan sembelit.
  • Gangguan penglihatan yang menyulitkan kucing untuk melihat makanannya.
  • Gangguan indera penciuman, bisa menyebabkan aroma makanan tidak tercium dengan baik sehingga mengurangi selera makan.
  • Hyperthyroidism (kelenjar tiroid yang terlalu aktif), gejalanya biasanya diantaranya adalah penurunan berat badan.
  • Penyakit ginjal, kanker, dan tumor.
  • Penyakit gigi yang tentu membuat kucing tidak mau makan.

Lalu Bagaimana Cara Menggemukkan Kucing?

Dokter hewan akan memberi saran dan tindakan sesuai dengan kondisi kucing. Setiap kucing adalah unik mungkin ada yang kurus karena kurang makan, karena penyakit tertentu, atau makannya cukup tapi kekurangan nutrisi.

Beberapa tips di bawah ini bisa kamu pertimbangkan untuk menggemukkan kucingmu (membuat beratnya ideal, bukan kegemukan):

  • Ganti makanan kucingmu dengan yang lebih bernutrisi dan lebih lezat/lebih disukai kucing. Agar kucing makannya lahap sekaligus tercukupi nutrisinya. Lakukan perubahan makan secara perlahan dan bertahap untuk mencegah pencernaan kucing kaget.
  • Beri makan kucing sesuai kebiasaan makannya. Ada kucing yang sekali makan habis banyak, namun ada yang makannya sedikit tapi sering.
  • Beri kucing snack dan suplemen terbaik yang bisa kamu tanyakan ke dokter hewanmu.
  • Bisa jadi dokter menyarankan untuk jangka waktu tertentu kucing dewasa diberi makanan untuk kitten, karena makanan kitten biasanya lebih cepat menggemukkan.
  • Jaga kebersihan tempat makan, kucing itu binatang yang suka kebersihan dan untuk menjaga kesehatan kucingmu.
  • Beri kucing makanan dengan protein tinggi, lemak sedang, rendah karbohidrat yang akan meningkatkan massa otot, bukan meningkatkan timbunan lemak.

Kesimpulannya kita tidak tahu pasti apa penyebab kucing terlalu kurus dan bagaimana cara terbaik untuk menggemukkannya. Kondisi dan kebutuhan tiap kucing bisa berbeda. Maka cara terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter hewan. (NDV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *