Komunitas

CBT (Cat Breeder Training) Chapter Surabaya

Cat breeder training adalah salah satu program dari komunitas SBKR (Sukses Berternak Kucing Ras) dengan pengajar utama Cacang Effendi, founder sekaligus ketua dari Cat Fancier Society of Indonesia (CFA club di Indonesia). Acara digelar 23 september 2017 bertempat di hotel Maxone Surabaya, CBT chapter surabaya diselenggarakan deng kuota maximum 50 peserta. Materi CBT ini meliputi : memilih kucing ras yang cocok dengan kita, analisa bisnis ternak kucing dan prospeknya, penata laksana kandang kucing dan pemeliharaannya, kendala dan penyakit pada kucing beserta cara mengatasinya, dan masih banyak lagi materi yang pastinya sangat  membantu pada hobi dan bisnis kucing ini.

Ada sekitar 155 jenis kucing yang di akui oleh berbagai asosiasi/federasi/klub kucing di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri ada sekitar 14 kucing ras murni yang populer, antara lain : Persia, Exotic, Mainecoon, Sphynx, Bengal, Scottish fold, Norwegian Forest, American Curl, Siamese, Ragdoll, British shorthair, American Shorthair, Oriental, dan munchkin.

Di sela pemberian materi tentang pengenalan jenis kucing ini Cacang menyelipkan sebuah pertanyaan yang unik, “ada yang punya kucing Anggora?”, beberapa peserta mengaku pernah. Hal ini karena salah kaprah penamaan kucing oleh orang Indonesia khususnya, yang menamakan kucing domestik longhair (mix breed persia dan domestik) dengan bulu ekor agak panjang dengan sebutan kucing Anggora. Mungkin cat lovers sendiri juga salah dalam penamaan kucing ini. “Kucing Anggora (Turkish Anggora) baru sekali saya import dari negara asalnya (turki) beberapa bulan lalu, hal ini karena kucing ini cukup langka bahkan di negara asalnya. Kucing ini di jaga dengan sangat ketat oleh pemerintah setempat demi menjaga kelestariannya,” tutur Cacang Effendi. Nah untuk melihat standar dari seekor kucing dengan jenis tertentu anda bisa mengunjungi www.cfa.org, di sana terdapat standard dari kucing yang telah di akui oleh CFA.

Memilih kucing ras yang sesuai dengan kebutuhan, dapat melihat 4 kategori berikut:

  1. Top Show Quality adalah kucing dengan kualitas terbaik, memiliki profile sesuai dengan standar yang telah ditetapkan asosi dunia. Kucing top show quality akan sangat mudah memperoleh gelar juara pada gelaran catshow.
  2. Show Quality adalah kucing dengan kualitas di bawah top show quality , hal ini di sebabkan adanya profile yang kurang dari standard, misalnya genetik bulu yang kurang tebal, break hidung sedikit di bawah sejajar, dan bila ikut dalam cat show, masih akan mendapat peringkat namun hanya akan di bawah top show quality.
  3. Breed Quality adalah kucing dengan kategori show quality dengan silsilah keturunan yang jelas, namun tidak dapat diikutkan pada gelaran cat show karena dalam pertumbuhannya mengalami kecelakaan, misalnya mata tercakar sehingga luka atau buta namun karena ini bukan diakibatkan faktor genetik, kucing ini masih dapat menghasilkan keturunan yang bagus.
  4. Pet Quality adalah kucing ras yang tidak memenuhi standar asosiasi, kucing dengan kategori ini tidak cocok untuk proses breeding karena tujuan dari breeding  itu sendiri adalah peningkatan kualitas dan menjaga standar dari seekor kucing ras. Di luar negeri kucing dengan kategori ini umumnya di steril dan tidak dipakai untuk breeding.

Dalam training ini juga dipaparkan penghitungan biaya untuk memulai bisnis breeding kucing, pemilihan indukan yang baik, grooming harian dan cat show, perawatan dan pencegahan penyakit kucing, dan masih banyak lagi. Jadi untuk cat lovers yang ingin lebih serius menggeluti dunia breeding kucing, disarankan mengikuti training ini, jadwalnya bisa di dapat dari facebook SBKR (Sukses Berternak Kucing Ras).

Tidak lupa mengingatkan kembali kepada cat lovers, kita sebagai bangsa Indonesia juga memiliki jenis kucing asli yang belum mempunyai cat registry, salah satunya adalah kucing Busok asli dari pulau Madura. Untuk para breeder kucing Indonesia dianjurkan untuk mulai melirik kucing ini, disamping keunikan dan keanggunan kucing ini, nantinya kita akan semakin bangga jika kucing busok telah mendapatkan cat registry dan mampu tampil pada international cat show di berbagai negara. Mari bahu membahu demi terciptanya cat registry kucing busok dan kelestariannya.(habib afwan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *