ICL (Indonesian Cat Lovers)

Awal berdirinya ICL (Indonesia Cat Lovers) dipelopori oleh dua orang pencinta kucing, Saat awal berdiri ICL memiliki 25 pengurus, yang disatukan melalui media sosial. Lalu kemudian untuk menyatukan visi dan misi maka diadakanlah pertemuan.

Maka terkumpullah 10 orang yang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan ICL, dan mereka inilah yang menjadi penggerak ICL. Dengan tujuan kedepannya ICL bisa membuat banyak kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.

“Tujuan awal dibentuknya ICL adalah untuk mengumpulkan pencinta kucing, setelah kita berkumpul ternyata pencinta kucing itu kan banyak sekali, ada yang tujuannya untuk memelihara, menyelamatkan kucing yang terlantar, atau ada juga yang menjodoh-jodohkan kucing seperti breeder, dan ada pula yang pro steril, bahkan ada juga yang suka kucing namun tidak memelihara,” tutur Dian.

Namun ditengah segala perbedaan satu sama lain, para pencinta kucing tersebut akhirnya menemukan satu titik visi yang sama yakni ingin menolong kucing-kucing liar (kucing tak berpemilik).

“Nah maka dari itu kita juga mengumpulkan dana untuk membantu kucing-kucing tersebut,” ungkap Dian.

Dana diperoleh dari iuran sesama anggota, donatur, menjual pernak-pernik kucing, seiring waktu akhirnya banyak juga donatur yang ikut berpartisipasi, karena melihat kesungguhan ICL dalam menolong kucing-kucing yang terlantar, jika sakit akan segera ditangani oleh vet, sejauh ini sudah ada beberapa dokter hewan rekanan ICL seperti drh. Rizti dan juga drh. Fitri. Setelah kucing-kucing yang ditolong sehat ICL juga akan membantu mencarikan adopter agar kedepannya kucing tersebut ada yang merawat.

Hingga saat ini  ada sekitar 50 anggota yang turut aktif  berpartisipasi dalam kegiatan ICL yang sering diadakan di Bandung, namun untuk anggotanya sendiri yang tergabung di grup Facebook berasal dari seluruh kota di Indonesia.
Kesulitan yang dihadapi oleh ICL adalah banyaknya kucing yang harus ditolong berbanding terbalik dengan jumlah donasi yang ada.

“Karena ini kan yang kebanyakan kita tolong adalah kucing liar jarang dan agak susah untuk mencarikan adopter,” tuturnya.

Di akhir 2019 tepatnya bulan Desember, ICL menggelar vaksinasi rabies free dan  vaksinasi F3 bersubsidi dengan bekerjasama dengan fifi litter. Diharapkan lewat vaksinasi ini banyak pencinta kucing makin sadar akan pentingnya vaksinasi untuk pencegahan yang menyerang kucing-kucing peliharaanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *