Inilah 7 Nutrisi Yang Sangat Dibutuhkan Kucing Siam Anda Agar Tetap Sehat dan Lincah

Apa Anda para pecinta kucing sudah memandang nutrisi makanan yang menjaga kesehatan kucing kesayangan seluruh keluarga? Sekiranya sudah, lantas bagaimana dengan nilai nutrisi dan keseimbangan zat-zat kandungan nutrisinya, apakah sudah sesuai dengan umur dan berat badannya? Kalau belum sesuai, mari silakan simak dan perhatikan 7 gizi penting yang sangat dibutuhkan Kucing Oren Kesayangan Keluarga Menjadi Semakin Menawan. Apa saja nilai gizi penting itu?

  1. Protein
  2. Air
  3. Karbohodrat
  4. Lemak
  5. Serat
  6. Vitamin
  7. Mineral

 

Inilah 7 zat gizi dan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan Kucing Persia Anda Agar Bulunya Selalu Halus Mengkilap:

  1. Protein

Tahukah Anda dan keluarga Anda apabila protein ini adalah bahan dasar untuk penyusunan sel-sel, jaringan, organ, enzim, hormon dan antibodi? Selain itu protein juga benar-benar penting bagi pemeliharaan, pertumbuhan, reproduksi, dan regenerasi tubuh. Protein dapat didapatkan dari banyak sumber. Protein hewani bisa didapat dari ayam, domba, kalkun, daging sapi, ikan dan telur. Protein juga dapat didapat dari sayuran, sereal dan kedelai, tetapi kucing tidak dapat mencerna secara maksimal protein dari sayuran.

Asam amino yaitu bahan dasar pembentuk protein. Asam amino dibagi menjadi asam amino esensial dan non-esensial:

– Asam amino esensial tak dapat disintesis oleh hewan dalam jumlah yang cukup dan wajib disuplai dari makanan. Asam amino esensial termasuk arginin, metionin, histidin, fenilalanin, isoleusin, treonin, leusin, triptofan, lisin, valin dan taurin.*

– Asam amino non-esensial dapat disintesis oleh kucing kita dan tak diperlukan dari dalam makanannya.

Asam amino esensial taurin merupakan salah satu yang dibutuhkan oleh kucing. Tidak seperti anjing, kucing tidak bisa mensintesis cukup taurin untuk memenuhi keperluan mereka. Taurin dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit pada mata, jantung, reproduksi, pertumbuhan bayi dalam kandungan serta keberlangsungan hidup. Asam amino esensial ini cuma ditemukan dalam makanan yang berasal dari binatang, seperti daging, telor dan ikan.

  1. Air

Meski kucing takut air, akan tetapi tubuhnya tetap membutuhkan air sebagai nutrisi yang paling penting. Kandungan air dalam tubuh kucing dewasa berkisar antara 60% sampai 70%. Kandungan air dalam makanan kucing juga bisa menolong memenuhi kebutuhan air bagi si kucing (dry food bisa memeliki kelembaban hingga 10 %, sedangkan wet food memiliki kelembaban sampai 78 %).

Bila kucing kekurangan air dapat menyebabkan hal yang serius. Penurunan 10 % cairan dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit serius, sementara kekurangan 15 % dapat menyebabkan kematian bagi si kucing.

  1. Karbohidrat

Zat karbohidrat bermanfaat untuk menyediakan kekuatan bagi jaringan tubuh. Karbohidrat ini memainkan peran penting dalam kesehatan usus dan juga reproduksi. Tak ada batasan minimum karbohidrat yang diperlukan oleh kucing, namun kucing memerlukan glukosa minimum yang diperlukan untuk memasok energi pada orgam-organ penting (seperti otak).

  1. Lemak

Lemak ialah konsentrasi energi dalam wujud makanan, lemak bisa memberikan dua kali jumlah tenaga dibanding protein atau karbohidrat. Lemak amat penting dalam penyusunan struktur sel dan diperlukan untuk produksi beberapa hormon. Zat lemak juga dibutuhkan untuk absorpsi dan pemanfaatan vitamin yang larut dalam lemak. Selain itu lemak juga dapat memberikan perlindungan bagi organ internal binatang.

Asam lemak esensial patut disediakan dalam makanan kucing karena itu tak bisa disintesis oleh kucing dalam jumlah yang cukup. Kekurangan asam lemak esensial bisa menyebabkan perlambatan pertumbuhan atau peningkatan keadaan sulit kulit. Asam linoleat adalah asam lemak esensial bagi kucing. Asam arakidonat, asam lemak omega 6, juga betul-betul penting bagi kucing untuk pemelihraan bulu dan kulit, juga berfungsi bagi ginjal dan reproduksi. Asam lemak omega 6 dan omega 3 juga memainkan peran yang penting dalam penyembuhan peradangan/inflamasi.

  1. Serat

Serat yaitu istilah yang digunakan bagi karbohidrat yang tak bisa larut atau tidak bisa dipecah. Yang termasuk serat seperti selulosa, pati, pektin dan gums. Beberapa serat tak demikian itu penting dalam diet kucing, tetapi sedikit serat bagus untuk usus dan sistem pencernaan serta mencegah sembelit. Beberapa serat akan terfermentasi di saluran pencernaan dan mendukung pertumbuhan flora usus yang sehat.

  1. Vitamin

Bukan hanya manusia yang butuh Vitamin, kucingpun demikian, fungsinya sebagai katalis tanggapan enzim. Sejumlah kecil vitamin penting bagi kucing berfungsi agar metabolisme tubuh kucing normal. Sekiranya besar vitamin tak bisa disintesis dalam tubuh kucing, oleh karena itu kucing membutuhkannya dalam makanannya.

Lazimnya Catlovers sudah memberikan makanan yang komplit dan seimbang bagi kucing, karenanya kita tak perlu memberikan suplemen vitamin tambahan, kecuali sudah didiagnosis oleh dokter hewan bahwa si kucing kekurangan vitamin tertentu. Nutrisi kelebihan pemberian vitamin pada kucing lebih berpengaruh diperbandingkan kekurangan vitamin, sebab dapat menyebabkan keracunan. Kelebihan vitamin A bisa menyebabkan nyeri tulang dan sendi, tulang rapuh dan kulit kering. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tulang yang betul-betul padat, pengapuran jaringan lunak, dan pengapuran sendi.

  1. Mineral

Mineral Termasuk dalam senyawa anorganik yang tidak dimetabolisme dan tidak mewujudkan energi. Gizi ini tak bisa disintesis oleh binatang dan semestinya disediakan dalam makanan. Secara awam, mineral penting bagi tulang dan gigi, untuk menjaga keseimbangan cairan dan berbagai reaksi metabolisme. Mineral seperti kalsium dan fosfor sungguh-sungguh penting bagi penyusunan tulang.

mineral lainnya berfungsi menjaga kesehatan kulit sendi, sel darah merah dan metode imun. Kebanyakan produk cat food telah terkandung mineral yang telah disarankan oleh Association of American Feed Control Officials (AAFCO). Kucing membutuhkan mineral sepert kalsium, fosfor, magnesium, potasium, sodium dan klorida, zat besi, tembaga, mangan, seng, yodium dan selenium. (Vira Elyansyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *