Kesehatan Anjing

KOMITMEN DALAM MERAWAT ANJING

Untuk doglovers pasti tahu rasanya ketika anak kaki empatnya menghilang berhari-hari, cemas dan gusarkan pasti? Ini juga yang pernah dialami oleh Franky.

Saat kecil, anjing kesayangannya pernah hilang, “tetapi puji Tuhan saya masih berjodoh dengan anjing saya waktu itu, setelah hampir seminggu hilang, tiba-tiba dia balik lagi ke rumah.”

Franky memiliki dua ekor anjing betina Pinky trus yang kedua Pidel, ketika masih kecil. Ada kenangan yang hingga kini masih dirinya ingat meski kedua anjingnya sudah tidak ada.

“Saya selalu membiasakan membunyikan mangkuk makanannya ketika jam makan mereka. Jadi walaupun mereka sedang asik tidur, saya pukul-pukul mangkuk makanan ke lantai, mereka langsung sigap bangun lari menuju ke saya sambil menggoyang-goyangkan ekor.”


Hal ini juga selalu diterapkan terapkan ke anjing-anjingnya saat ini.
Bedanya. “Anjing- anjing saya yang sekarang pun, kalau dengar ada suara kantong plastik langsung datang menghampiri mereka kira saya mau ngasih snack hehe,” ujarnya.


Kini Franky memiliki dua ekor anjing berjenis Shihtzu dan Mix Pom.
Mix Pom merupakan anjing rescue. Sementara yang shihtzu dipeliharanya sejak usia 3 bulan. Bahkan Franky juga beberapa kali merescue anjing dan mencarikan keluarga baru untuk mereka.

Ada kebiasaan unik yang sering ditunjukkan oleh kedua anjing kesayangannya ketika di rumah. “Biasanya ketika mereka sedang manja mereka suka sekali diusap-usap perutnya, atau minta main lempar boneka.”

Kedua anjingnya pun sudah paham betul ketika Franky tinggal untuk beberapa waktu mereka tidak menunjukkan reaksi stress atau kesepian, untuk hal ini Franky memberikan alasannya, “Karena orang rumah selain saya juga ikut mengurus mereka, jaadi seandainya saya tinggal dengan waktu yang lama, kadang saya juga video call ke orang rumah untuk mengetahui keadaan mereka.”

Sang mama bahkan berujar, anjing-anjing tersebut sudah hapal dengan derap suara langkah kakinya, meski dirinya masih berada beberapa meter di luar rumah.
“Saat saya pulang kerja, mereka sudah siap-siap menunggu depan pintu, padahal mobil/motor masih baru sampe depan gang, lucu sekali mereka hehe.”


Untuk kebersihan grooming sendiri, setiap sebulan sekali Franky membawa anjing-anjingnya ke petshop. Tidak lupa setiap seminggu sekali juga diajak untuk berinteraksi dengan anjing lain ketika gathering bersama komunitasnya di Bekasi Dog Lovers (BDL).

Meski begitu, Franky juga pernah kecolongan dengan menurunnya kesehatan anjingnya karena tidak mau makan.

“Anjingku yang shitzu pernah mengalami masalah pada pencernaanya! Namun langsung dilarikan ke vet selama setengah hari, ya syukurlah memang tidak terlalu parah banget.”

Untuk vaksin Franky selalu rutin setiap setahun sekali selalu memberikannya dan juga aktif mengabadikan semua kegiatan dan aktifitas anjing-anjingnya di akun instagram miliknya.

Franky juga memberikan pandangannya terhadap owner yang kurang bertanggung jawab, “tanggapan saya, biasanya owner-owner tersebut belum bisa disebut sebagai dog lovers. Mereka biasanya memelihara anjing hanya karena melihat lucunya saja ketika mereka masih puppies. Tanpa memikirkan jangka panjangnya bahwa anjing tersebut akan bertumbuh dewasa, butuh ketelatenan kita sebagai owner utk mendidik, butuh dana untuk pengobatan dan vaksinnya. Bisa dibilang mereka belum berkomitmen untuk memelihara seekor anjing.”

Maka dari itu, jika dog lovers benar-benar ingin merawat anjing, maka dog lovers harus berkomitmen juga untuk memberikan segalanya dengan baik dan merawatnya dengan sungguh-sungguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *