Profil

Kucing Bagian dari Keluarga

Keterangan Foto 3 : Dania terlihat sangat akrab dan terlihat memiliki ikatan emosioanal dengan kucingnya.

Awalnya Novi Dania Sari, atau yang akrab disapa Dania hanya memiliki dua ekor anak kucing di rumahnya. Sepasang kucing tersebut diadopsi oleh sang Kakak dari sebuah pet shop di Semarang sekitar tahun 2012 jenis persia medium, namun hanya Kitty yang bertahan hingga kini. Sementara kucing jantannya mati saat berusia satu tahun 3 bulan karena sakit.

Kemudian Kitty dikawinkan dengan kucing persia milik temannya dan memliki beberapa anak, anak-anak kucing tersebutlah yang ikut meramaikan rumah mereka dengan segala tingkahnya yang menggemaskan. Namun lagi-lagi anak kucingnya mati terserang penyakit.

“Aku sedih banget pas si Jack mati, rasanya ada yang hilang, aku nangis terus dan gak bisa tidur, seperti ditinggal keluarga sendiri.”

Keluarga Dania menggap bahwa kucing merupakan salah satu hewan yang memiliki tingkat batin yang kuat dengan manusia, “Jadi yang aku perhatikan, kucing-kucing itu sebenernya paham ketika pemiliknya merasa sedih, aku juga pernah denger kalo kucing itu sebenarnya tahu mana rumah yang ada rezekinya, makanya mereka menghampiri rumah tersebut, jika ada kucing yang datang untuk minta makan, kalau bisa jangan diusir,” papar Dania.

“Salah satu kucing aku yang bernama Ule, Dia sangat setia ketika Mama aku sedang  sholat,  dia duduk menemani sampai mamaku selesai sholat,” ungkap Dania tersipu.

Sang Mama bahkan pernh diikuti oleh kucing jalanan ketika membeli makanan ke sebuah warung, dengan agak berbisik Mamanya mengatakan “Jangan ikut sudah terlalu banyak,” tapi si kucing terus mengikuti sampai rumah, hingga akhirnya kucing itu digendong oleh sang mama dan akhirnya dipelihara hingga sekarang dan diberi nama Nemo.

Pernah ada pengalaman lucu ketika Dania membuka makanan berupa roti bakar, saat ditinggal mencuci tangan dan kembali ke atas meja, roti bakar tersebut sudah habis dimakan oleh kucing-kucingnya. Namun bukannya marah Dania malah membiarkan seluruh makannanya dimakan oleh kucing.  Kucing Dania tergolong memiliki rasa ingin tahu yang tinggi mereka sering mencoba makanan dan minuman yang ada di meja.

Dania sangat khawatir akan virus-virus yang menyerang kucingnya, mengingat beberapa ekor kucingnya pernah mati karena virus. Maka dari itu Dania sangat protektif mengenai kebersihan serta kesehatan kucing-kucingnya dengan memberikan vaksin secara rutin dan juga memberikan grooming setiap dua minggu sekali. Dirinya juga menggap bahwa rezeki yang dia dapatkan sebagian merupakan rezeki untuk kucing-kucingnya.

“Aku sama sekali enggak keberatan berbagi uang saku sama kucing-kucingku, karena aku sayang sama mereka, jadi apapun akan aku berikan untuk kucingku, hehe.”

Menurut Dania kucing juga merupakan salah satu semangatnya untuk move on dari masalah, hingga Kakaknya memberikan kucing, sejak saat itu Dania bertekad untuk membagi seluruh kasih sayang serta perhatian untuk kucingnya. Dania juga sangat terharu ketika dirinya jatuh sakit kucing-kucingnya datang menghampiri dan menemaninya di kamar.

“Buat aku berbagi kasih sayang dan kebaikan bukan hanya kepada manusia, bahkan aku pernah membuka makanan kucing yang baru aku beli dari pet shop, aku bagikan kepada kucing jalanan yang ada di luar pet shop” kenangnya dengan mata berbinar. (Vira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *