Serba-Serbi

Kucing Lokal Tingkahnya Buat Terpingkal

Rasa sayangnya pada hewan berbulu dipengaruhi oleh sang suami yang terlebih dulu  menjadi cat lovers, “setiap weekend kami biasanya melakukan street feeding di sekitar rumah di daerah Cipete.” Ungkap Drh. Ira Irawati Fari yang kini menjabat sebagai ketua ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia).

Saking seringnya melakukan street feeding, kadang ada sebagian kucing liar yang memang sengaja menunggu kedatangan Ira dan suami untuk diberi makan.

“Saya merawat kucing terhitung sudah sekitar 10 tahun, saat ini yang tinggal di rumah ada 4 ekor dan semuanya kucing lokal, heheh.” Ujarnya.

Kucing-kucing tersebut bukanlah kucing yang sengaja diadopsi, melainkan kucing yang datang sendiri ke rumahnya kemudian menetap. Ira juga mengakui dalam merawat kucing yang terpenting adalah tanggung jawab, itu sebabnya Ira lebih memilih merawat kucing lokal.

“Mengingat keterbatasan waktu yang saya miliki karena kesibukan pekerjaan, kucing lokal menjadi alternatif karena cara merawatnya simple dan tidak butuh perawatan khusus, berbeda dengan kucing ras yang harus dengan penanganan lebih dalam merawat maupun dalam memberikan perhatian,” kata Ira.

Meski kucing lokal, namun Ira sangat menjaga kesehatan dari kucing-kucingnya dengan membawanya ke dokter bila kucingnya terlihat sakit. Pernah juga beberapa kucingnya sakit tertular virus oleh kucing liar yang mampir ke rumahnya.

“Saya langsung bawa ke dokter dan akhirnya dirawat di klinik, tapi sayang akhirnya tidak tertolong! gejala awalnya mata kucing belekan dan perutnya kembung,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca penuh kesedihan.

Terkadang jika dirinya sedang bepergian ke luar kota, rasa rindu yang menggebu terhadap salah satu kucing kesayangnnya yang bernama si putih, Ira sempatkan selalu untuk mengontrol keadaan si Putih melalui asisten rumah tangganya.

“Biasanya kalau saya tinggal beberapa hari ke luar kota, berat badannya turun hehehe, wajar sih karena biasanya kalau di rumah saya yang menemani makan dan saya izinkan untuk makan lebih banyak heheh,” candanya.

Kadang ada saja tingkah laku kucingnya yang mengundang tawa, “Kalau saya belum pulang ke rumah kadang kucing-kucing saya kan menunggu di depan pintu atau masuk ke kamar mencari saya.”

Lebih jauh Ira juga menjelaskan antisipasi yang dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi, dengan memberi vaksin dan juga membersihkan kandang  dengan desinfektan agar kembali steril.

Pernah ada si “Endut” kucing liar yang sering Ira beri makan, suatu ketika tiba-tiba nafsu makannya hilang, setelah diperiksa ternyata ada luka dimulutnya. Ira yang seperti sudah memiliki ikatan batin, terus terbayang kondisi si Endut. Hingga akhirnya Ira meminta tolong kepada salah satu asisten rumah tangganya untuk mencari dan membawa si Endut berobat ke klinik, namun sayang si Endut tidak ditemukan.

“Alhamdulilah minggu berikutnya saya bertemu lagi dengan si Endut dan sudah mau makan,” terangnya.

Menurut Ira sebagai sesama mahluk hidup ciptaan Tuhan, tidak selayaknya sebagai manusia tega menyiksa binatang, “saya paham sebagian orang ada yang takut kucing, tapi bukan berarti harus dipukul atau disiksa juga kan? kita mesti cari tahu dulu nih, takutnya karena apa? Ada yang takut karena trauma, geli atau phobia.”

Lebih lanjut Ira juga menambahkan bahwa cara pendekatan untuk menyadarkan masyarakat agar lebih menyayangi kucing, bisa lewat edukasi dan pendekatan agama.

“Bahkan Nabi Muhammad SAW saking sayangnya kepada kucingnya, saat Mueeza kucingnya tertidur diatas sorbannya, Beliau lebih memilih memotong sorban miliknya karena takut membangunkan Muezza,” papar Ira.

Bagi Ira, sudah sepantasnya sebagai sesama mahluk hidup saling menjaga dan menyangi pada binatang sekalipun. Ira juga berpesan untuk cat lovers yang ingin mengadopsi kucing yang harus diperhatikan adalah kesiapan dan tanggung jawab.

“Kalau kita memutuskan untuk memelihara kucing, berati kita juga harus siap dengan komitmennya, seperti memberi makan, kasih sayang perhatian dan juga kesehatannya, apalagi jika memilih jenis ras tentu butuh kesiapan dan tanggung jawab yang ekstra juga untuk merawatnya.” Tukasnya. (vira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *