Jenis Kucing

Kucing Scottish Fold

Scottish Fold adalah jenis Kucing Domestik yang mengalami mutasi genetik dominan secara alami yang mempengaruhi seluruh tulang rawan di tubuh, yang menyebabkan telinga kucing ini terlipat ke arah depan.
Kata Scottish sendiri berarti kucing ini berasal dari negara Skotlandia yang ada di Britania Raya, sedangkan Fold merujuk pada bentuk telinga kucing ini yang terlipat/fold dan tampak sangat menggemaskan. Bentuk wajahnya yang bulat, dengan tubuh yang gempal, serta telinga yang terlipat membuat kucing Scottish Fold terlihat sangat lucu.

Kucing Scottish Fold memilki banyak nama lain yaitu lops, lop-eared, lop-eared rabbit tetapi setelah terdaftar di Governing Council of the Cat Fancy (GCFC) nama kucing ini disepakati dengan satu nama resmi yaitu Scottish Fold. Tahukah cat lovers bahwa semua kucing jenis ini terlahir dengan telinga yang normal tak terlipat sama sekali. Persis seperti kucing yang lain, telinga Scottish Fold berbentuk lurus sejak lahir.

Akan tetapi, setelah anak kucing tersebut berusia 3-4 minggu, suatu kelainan atau disebut mutasi genetik terjadi pada kucing ini. Voila! Jadilah telinga kucing ini terlipat sendiri dan selamanya. . Dengan telinganya yang terlipat ini, kucing scottish fold terlihat seperti burung hantu. Berbeda dengan Kucing American Curl yang telinganya terlipat ke belakang, Scottish Fold telinganya tertutup ke depan.

Asal mula kucing ras Scottish Fold ini berawal dari kucing putih bernama Susie yang ditemukan di Perthshire, Skotlandia pada tahun 1961. Susie memiliki telinga yang tidak biasa, telinganya terlipat sehingga menyerupai burung hantu. Ketika Susie memiliki anak pada tahun 1963, dua diantaranya lahir dengan telinga terlipat, dan salah satunya diadopsi oleh Willian Ross, tetangga kebunnya sekaligus pecinta kucing.

Susie hanya menghasilkan satu anak kucing betina yang telinganya terlipat bernama Snooks, yang juga berwarna putih. Sedangkan anak betina lainnya segera dikebiri setelah lahir. Tiga bulan setelah Snook lahir, Susie akhirnya mati karena tertabrak mobil. Jadi bisa dikatakan bahwa seluruh kucing Scottish Fold memiliki darah Susie sebagai leluhurnya.

William Ross yang telah mengadopsi Snooks lalu mendaftarkan kucingnya di GCCF (Governing Council of the Cat Fancy) di Inggris pada tahun 1966 dan memulai untuk melakukan breeding dengan bantuan pakar genetik Pat Turner. Hasil program breeding tersebut menghasilkan 76 anak kucing pada tiga tahun pertama, 42 diantaranya memiliki telinga terlipat dan 34 sisanya memiliki telinga normal yang lurus. Hasil ini menunjukkan bahwa mutasi telinga scottish fold ini merupakan gen dominan.

Ras kucing Scottish Fold tidak diakui di Eropa oleh FIFe (Fédération Internationale Féline) dan GCCF menarik kembali pengakuan registry kucing Scottish Fold ini pada tahun 1971. Semua ini dilakukan karena kekhawatiran mutasi genetik ini adalah kecacatan yang akan berdampak pada kelumpuhan anggota badan dan ekor kucing ini. Selain itu telinga yang terlipat dapat memicu infeksi, kutu dan menjadi tuli. Lain hal di Amerika Serikat, setelah kucing Scottish Fold ini diekspor ke sana, para breeder berusaha memperbaiki genetik kucing scottish fold dengan melakukan mixed dengan kucing British Shorthair dan kucing American Shorthair. Hingga saat ini  kucing Scottish Fold ini tidak memiliki masalah infeksi pada telinga seperti yang dikhawatirkan, hanya lapisan lilin kotoran telinga kucing Scottish Fold lebih banyak dibandingkan kucing lainnya. Hingga saat ini Kucing Scottish Fold hanya diakui oleh TICA (The International Cat Association) dan CFA (Cat Fanciers’ Association).

Seluruh bayi kucing Scottish Fold dilahirkan dengan telinga yang lurus dan tidak terlipat, selanjutnya telinga anak kucing Scottish Fold tersebut menunjukkan tanda-tanda telinganya terlipat pada hari ke-21. Anak kucing yang tidak berkembang telinganya menjadi terlipat dikenal sebagai “Straight”. Kucing asli Scottish Fold hanya memiliki satu telinga yang terlipat, namun karena dilakukan breeding selektif, breeder akhirnya berhasil untuk menghasilkan dua telinga yang terlipat, bahkan beberapa kucing ada yang telinganya benar-benar datar dengan kepalanya.

Salah satu keunikan dari kucing jenis ini adalah posisinya saat tidur yakni dalam keadaan terlentang. Selain itu, gaya duduk kucing ini pun sangat terkenal di kalangan para pecinta kucing. Saat duduk, posisi kaki belakang kucing ini terentang serta kaki depannya tepat berada di depan perut mereka. Posisi duduk Scottish Fold tersebut terkenal dengan sebutan “Posisi Buddha”.

Kucing Scottish Fold juga sangat aktif bermain berbeda dengan kucing lain yang lebih suka diam, damai, dan tenang di dalam rumah. Ajak ia bermain di luar ruangan dan ia pasti sangat aktif bergerak kesana kemari. Hal ini mungkin disebabkan karena tingkat intelegensinya yang tinggi dan membuat rasa ingin tahunya juga tinggi.

Kucing Scottish Fold biasanya memiliki sifat yang ramah dan tenang serta dapat menyesuaikan diri dengan hewan lain di rumah. Mereka cenderung menjadi sangat dekat dan sayang terhadap pemiliknya yang sering memberinya makan. Kucing scottish fold termasuk kucing cerdas yang senang diajak bermain, bahkan hingga ia dewasa. Hewan ini sangat senang diajak ke luar rumah dan menikmati bermain-main di luar rumah. Kucing Scottish Fold ini sangat benci jika ia merasa kesepian dan dapat membuatnya menjadi tertekan dan stres. Jadi jika kamu memelihara kucing ini, jangan diabaikan yah! dan sering-seringlah mengajaknya bermain cat lovers.
Harga Kucing Scottish Fold

  • Umur 3 bulan (belum di vaksin) Rp 1.500.000 – 2.500.000
  • Umur 3 bulan (sudah di vaksin) Rp 2.000.000 – 3.000.000
  • Umur 6 bulan ( belum di vaksin) Rp 5.000.000 – 7.000.000
  • Umur 6 bulan (sudah di vaksin) Rp 5.500.000 – 7.500.000

dibandingkan dengan  penjualan di luar negeri. Harganya Mencapai $175 Sampai $350, atau berkisar Rp 2.313.498 – Rp 4.626.997 untuk umur 3 Bulan sudah Vaksin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *