Kucing Skotlandia Terancam Punah

Populasi kucing liar Skotlandia terancam perburuan oleh manusia karena kerap memangsa burung dan kelinci. Namun, perkawinan dengan kucing domestik yang kerap terjadi, dianggap sebagai faktor utama berkurangnya populasi kucing liar ini.

International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyatakan kucing liar Skotlandia bisa dianggap “punah secara fungsional”.
Dengan kata lain, populasi kucing ini terlalu sedikit sehingga, meskipun masih berkembang biak, kelangsungan hidup mereka di masa depan dapat terancam akibat dampak perkawinan campur dengan kucing domestik.

“Jumlah populasi kucing liar Skotlandia terlalu sedikit dan terjadinya perkawinan dengan kucing domestik membuat DNA mereka tercampur. Dengan demikian, kami menyatakan bahwa sudah terlambat untuk mengkonservasi kucing liar Skotlandia sebagai spesies tersendiri,” sebut IUCN.

BACA JUGA:   Kenapa Kucing Suka Sekali Bermain Dengan Kardus?

Saat ini, diperkirakan populasi mereka hanya tersisa 35 ekor di pedalaman dataran tinggi Skotlandia. Sebagai usaha terakhir melestarikan populasi kucing dengan nama latin Felis silvestris silvestris ini, pemerintah Skotlandia mengembangkan program penangkaran khusus.

Dua anak kucing yang lahir di penangkaran ini diharapkan bisa membantu mengembalikan populasi kucing liar Skotlandia, sehingga mereka bisa kembali ke habitat aslinya, suatu hari nanti. (Vira/Berbagai sumber)

 

Similar Posts:

BACA JUGA:   IIPE 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *