MENJAGA KEBERSIHAN TELINGA

MENJAGA KEBERSIHAN TELINGA

Kucing sebenarnya merupakan hewan yang bersih dan dapat melakukan grooming untuk dirinya sendiri. Namun, pada kondisi–kondisi tertentu, kucing tidak dapat melakukan grooming sendiri atau grooming mandiri yang dilakukan tidak optimal sehingga cat lovers perlu membantunya dengan grooming yang dilakukan oleh catlovers sendiri. Biasanya hal ini terjadi pada kucing yang masih terlalu kecil atau kucing yang sudah cukuptua, kucing yang terserang kutu, dan kucing yang memiliki bulu panjang.

Grooming terdiri dari berbagai perawatan mulai dari perawatan bulu seperti menyisir, cukur, dan mandi, hingga perawatan pada kuku dan telinga. Perawatan pada telinga ini sangat penting untuk diperhatikan oleh catlovers karena umumnya kucing sendiri kesulitan menggapai dan membersihkan telinganya sendiri dan juga perawatan telinga seringkali terlewatkan oleh catlovers.

Perawatan telinga yang kurang diperhatikan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti kutu telinga hingga infeksi dalam telinga (otitis) yang cukup sulit dan memakan waktu cukup lama untuk diobati.

Kucing maupun anjing memiliki bentuk saluran telinga yang berbeda dengan manusia. Bentuk saluran telinga mereka cenderung bengkok, sementara bentuk saluran telinga manusia relative lurus hingga mencapai gendang telinga.
Keuntungan dari bentuk saluran ini adalah catlovers tidak perlu khawatir akan melukai gendang telinga kucing secara tidak disengaja apabila membersihkannya terlalu dalam. Namun kekurangannya adalah apabila telinga kucing kemasukkan air selama mandi, maka air akan terperangkap dalam telinga dan sulit untuk keluar sehingga akhirnya menyebabkan telinga bagian dalam tergenang air dan mengalami infeksi (otitis).

Oleh karena itu, selama memandikan kucing sebaiknya cat lovers tidak mengguyur kepala kucing secara langsung dengan air. Namun, apabila mengguyur kepala kucing sangat diperlukan, alangkah baiknya apabila telinga kucing disumbat terlebih dahulu dengan kapas yang cukup banyak.  Kapas ini akan membantu menyerap air yang hendak masuk ke telinga sehingga telinga akan relative aman dan terjaga dari kemasukkan air.

MENJAGA KEBERSIHAN TELINGA

Perawatan telinga kucing lainnya yang perlu diperhatikan adalah cara pembersihannya. Daun telinga kucing sebaiknya dibersihkan dengan kapas, kemudian bagian dalam telinganya yang berlekuk – lekuk dibersihkan dengan menggunakan cotton bud. Cairan pembersih telinga untuk kucing dapat menggunakan obat tetes telinga khusus yang diresepkan oleh dokter atau apabila telinga kucing tidak ada masalah, cairan pembersih yang disarankan adalah yang berbahan dasar minyak seperti baby oil.

Cairan berbahan dasar minyak memiliki wujud yang sama dengan minyak alami yang dihasilkan telinga sehingga lebih aman digunakan untuk membersihkan telinga, sementara cairan berbahan dasar air akan ditolak oleh minyak alami telinga sehingga akan cepat mengalir masuk ke dalam telinga dan terperangkap di sana. Untuk cairan pembersih telinga sendiri terdapat berbagai macamnya di pasaran. Apabila kucing kesayangan ca lovers tidak menunjukkan tanda – tanda terinfeksi kutu telinga sebaiknya cairan pembersih yang digunakan adalah yang tidak mengandung obat karena penggunaan cairan pembersih yang mengandung obat pada telinga kucing yang sehat malah dapat memicu kerusakan organ – organ dalam telinga. (Stephany)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *