MERAWAT KUCING BUNTING

MERAWAT KUCING BUNTING

Pada masa kehamilan, kucing memerlukan tindakan dan perawatan yang berbeda daripada biasanya, kucing yang bunting merupakan salah satu masa yang ditunggu-tunggu oleh para pemilik kucing. Tidak hanya pada fisik, kehamilan akan memberikan efek pada perilaku kucing tersebut. Kucing hamil memerlukan nutrisi lebih untuk jabang bayinya, juga kondisi lingkungan yang mendukung. Hal ini dibutuhkan agar ketika melahirkan, bayi-bayi kucing tersebut dapat lahir sehat dan menggemaskan.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat kucing yang sedang bunting, agar catlovers dapat menjaganya dengan baik.

Suplemen dan pakan protein tinggi

Kucing hamil memerlukan lebih banyak nutrisi, khususnya protein dan vitamin. Pastikan makanan yang diberikan mengandung protein yang tinggi. Persentase kandungan protein bisa dilihat di kemasan. Biasanya makanan untuk kitten atau anak kucing mempunyai kandungan protein dan vitamin lebih banyak dibandingkan makanan untuk kucing dewasa (adult). Untuk kucing yang sedang hamil sebaiknya diberikan makanan untuk kitten, yang berprotein tinggi. Suplemen yang mengandung vitamin dan kalsium juga disarankan untuk meningkatkan kesehatan janin dan induk kucing.

Lingkungan bersih dan nyaman

Periode kritis masa kehamilan terjadi selama tiga minggu pertama. Berbagai infeksi penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi perkembangan janin. Oleh karena itu, kucing hamil harus berada di dalam rumah yang terjaga kebersihannya serta terawasi. Hal ini juga dikarenakan tingginya resiko kucing hamil tertular penyakit jika berada di luar rumah. Kondisi rumah yang hangat dan tenang jauh dari jangkauan kucing-kucing liar yang dapat menyebabkan terjadinya perkelahian.

Hati-hati dalam penggunaan obat-obatan

Jika ingin memberikan vaksinasi pada kucing, sebaiknya sebelum masa kehamilan sehingga kekebalan tubuhnya akan meningkat dan dapat diturunkan kepada keturunannya dalam bentuk kekebalan pasif. Hindari pemakaian obat seperti obat kutu, obat jamur, obat cacing, dan beberapa obat yang mengandung antibiotik pada masa kehamilan yang dapat menyebabkan cacat pada janin, bahkan keguguran. Pemberian obat sebaiknya dalam keadaan darurat dan diperlukan konsultasi dengan dokter hewan.

Kandang yang nyaman dan terlindung

Untuk menyambut kelahiran, siapkan kandang atau tempat yang hangat dan terlindung. Sebuah kotak kardus yang diberi alas handuk sudah cukup memadai. Pastikan tempat ini sudah tersedia minimal 1 minggu sebelum masa kelahiran tiba. Induk kucing berusaha meningkatkan bau tubuhnya di daerah sekitar tempat melahirkan untuk mempermudah anak-anaknya kembali setelah bermain di sekitar kandang.

MERAWAT KUCING BUNTING

Tak perlu dimandikan

Jangan memandikan kucing yang sedang dalam keadaan hamil. Hal ini dapat menyebabkan keguguran. Selain itu, sebaiknya jangan sering memegang atau meremas perut kucing. Kucing hamil juga tidak boleh dikagetkan atau dikejutkan.

Pilih pasir kotoran yang tepat

Gunakan pasir kotoran (litter) yang tidak menggumpal. Terkadang kucing dapat melahirkan          di atas pasir kotoran. Pasir kotoran yang menggumpal akan lebih mudah menempel pada           bulu. Induk kucing enggan menjilati bulu bayi-bayinya apabila tertempel oleh pasir tersebut.      Gunakan pasir zeolit yang butirannya berwarna abu kehijauan.

Jauhkan dari kucing lainnya

Insting keibuan kucing hamil akan semakin kuat mendekati masa kelahiran. Jika memiliki banyak kucing di rumah, sebaiknya kucing hamil yang akan segera melahirkan dijauhkan dari kucing lainnya. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan induk kucing yang menyerang kucing lain dikarenakan sifatnya yang lebih protektif.

Catat alamat penting

Siapkan alamat dan nomor telepon klinik/dokter hewan terdekat. Hubungi dan cari informasi dokter hewan atau klinik yang buka 24 jam sebagai persiapan bila ada kasus darurat.

Gali informasi

Cari selalu informasi selengkap-lengkapnya. Mendekati masa kelahiran, hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Ada baiknya mempersiapkan diri dan mengumpulkan informasi mengenai kucing yang dimiliki. Hal ini bertujuan agar pemilik dapat menganalisis masalah atau komplikasi, selain itu untuk menghindari rasa panik yang timbul menjelang proses kelahiran tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *