TIPS CARA MERAWAT KITTEN

TIPS CARA MERAWAT KITTEN

Walaupun menggemaskan, anak kucing cukup merepotkan. Ketika kucing melahirkan atau catlovers menemukan anak kucing yang telantar, catlovers harus membuat keputusan mengenai kelangsungan hidup anak kucing tersebut.

Menyerahkan anak kucing tidak semudah membuangnya di pinggir jalan. Catlovers harus merawat anak kucing hingga cukup dewasa sebelum mencari tempat baru untuknya. catlovers juga harus memastikan anak kucing mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang cukup di rumah barunya.

Pastikan anak kucing berada bersama induknya
Apabila induk kucing baru saja melahirkan, ia akan merawat anaknya. Sediakan makanan yang cukup dan tempat yang aman agar induk kucing dapat merawat anaknya dengan baik. Induk kucing juga akan melatih anaknya untuk buang air dan bersosialisasi. Karena anak kucing belum bisa mengonsumsi makanan padat, induk kucing akan menyusuinya selama beberapa minggu.

Terkadang, induk kucing menelantarkan anaknya (karena mengidap mastisis, retensi plasenta, merasa tertekan, atau memang tidak ingin merawat anaknya). Obati permasalahan medis induk kucing, dan rawat anak kucing apabila ditelantarkan oleh induknya.

Walaupun catlovers tidak perlu memberi makan anak kucing, pastikan tempat tinggalnya tetap bersih. Periksa tempat tinggal anak kucing dan ganti alas tidurnya secara rutin. Setelah berumur 4 minggu, anak kucing sudah mampu buang air di kotak kotoran (Litter Box).

Rawat anak kucing yang telantar
Apabila catlovers akan merawat anak kucing yang telantar, pastikan induknya benar-benar tidak ada. Sebelum membawa anak kucing, jaga jarak catlovers darinya dan tunggu hingga induknya kembali. Apabila induk kucing tidak tampak atau anak kucing berada dalam bahaya, balut kucing dengan handuk lalu masukkan ke dalam kandang. Pastikan kandang yang digunakan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Setelah anak kucing kembali hangat, beri ia pengganti susu menggunakan dot setiap tiga jam.Lakukan tahap ini pada anak kucing yang ditelantarkan induknya, walaupun induk kucing berada didekatnya. Catlovers juga harus membantu anak kucing buang air. Bersihkan alat kelamin anak kucing menggunakan handuk basah atau kain kasa, lalu keringkan.

Bersosialisasilah dengan anak kucing

Kasih sayang induk kucing dapat menurunkan kadar stres anaknya. Apabila induk kucing tidak ada atau menelantarkan anaknya, catlovers harus merawat dan mengasuh anak kucing. Ini penting untuk dilakukan di minggu-minggu awal kehidupan anak kucing. Maka dari itu, serahkan anak kucing kepada seseorang yang memelihara induk kucing menyusui. Apabila harus bersosialisasi dengan anak kucing, mulailah dengan perlahan agar ia tidak takut. Sedikit demi sedikit, gendong anak kucing, kenalkan ke orang lain, dan ajak ia bermain.

Apabila ragu untuk memulai, biarkan anak kucing mengenal catlovers ketika menyusu. Dengan melakukan ini, anak kucing akan mengasosiasikan rasa nyaman dan percaya dengan catlovers.

Vaksinasi anak kucing
Anak kucing dapat memperoleh antibodi dari air susu induknya, tetapi ia tetap harus divaksin setelah beberapa minggu

Tips Merawat Anak Kucing

Walaupun menggemaskan, anak kucing cukup merepotkan. Ketika kucing melahirkan atau catlovers menemukan anak kucing yang telantar, catlovers harus membuat keputusan mengenai kelangsungan hidup anak kucing tersebut.

Menyerahkan anak kucing tidak semudah membuangnya di pinggir jalan. Catlovers harus merawat anak kucing hingga cukup dewasa sebelum mencari tempat baru untuknya. catlovers juga harus memastikan anak kucing mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang cukup di rumah barunya.

Pastikan anak kucing berada bersama induknya
Apabila induk kucing baru saja melahirkan, ia akan merawat anaknya. Sediakan makanan yang cukup dan tempat yang aman agar induk kucing dapat merawat anaknya dengan baik. Induk kucing  juga akan melatih anaknya untuk buang air dan bersosialisasi. Karena anak kucing belum bisa mengonsumsi makanan padat, induk kucing akan menyusuinya selama beberapa minggu.

Terkadang, induk kucing menelantarkan anaknya (karena mengidap mastisis, retensi plasenta, merasa tertekan, atau memang tidak ingin merawat anaknya). Obati permasalahan medis induk kucing, dan rawat anak kucing apabila ditelantarkan oleh induknya.

Walaupun catlovers tidak perlu memberi makan anak kucing, pastikan tempat tinggalnya tetap bersih. Periksa tempat tinggal anak kucing dan ganti alas tidurnya secara rutin. Setelah berumur 4 minggu, anak kucing sudah mampu buang air di kotak kotoran (Litter Box).

Rawat anak kucing yang telantar
Apabila catlovers akan merawat anak kucing yang telantar, pastikan induknya benar-benar tidak ada. Sebelum membawa anak kucing, jaga jarak catlovers darinya dan tunggu hingga induknya kembali. Apabila induk kucing tidak tampak atau anak kucing berada dalam bahaya, balut kucing dengan handuk lalu masukkan ke dalam kandang. Pastikan kandang yang digunakan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Setelah anak kucing kembali hangat, beri ia pengganti susu menggunakan dot setiap tiga jam.Lakukan tahap ini pada anak kucing yang ditelantarkan induknya, walaupun induk kucing berada didekatnya. Catlovers juga harus membantu anak kucing buang air. Bersihkan alat kelamin anak kucing menggunakan handuk basah atau kain kasa, lalu keringkan.

Bersosialisasilah dengan anak kucing

Kasih sayang induk kucing dapat menurunkan kadar stres anaknya. Apabila induk kucing tidak ada atau menelantarkan anaknya, catlovers harus merawat dan mengasuh anak kucing. Ini penting untuk dilakukan di minggu-minggu awal kehidupan anak kucing. Maka dari itu, serahkan anak kucing kepada seseorang yang memelihara induk kucing menyusui. Apabila harus bersosialisasi dengan anak kucing, mulailah dengan perlahan agar ia tidak takut. Sedikit demi sedikit, gendong anak kucing, kenalkan ke orang lain, dan ajak ia bermain.

Apabila ragu untuk memulai, biarkan anak kucing mengenal catlovers ketika menyusu. Dengan melakukan ini, anak kucing akan mengasosiasikan rasa nyaman dan percaya dengan catlovers.

Vaksinasi anak kucing
Anak kucing dapat memperoleh antibodi dari air susu induknya, tetapi ia tetap harus divaksin setelah beberapa minggu. Memvaksin anak kucing sebelum menyerahkannya adalah ide bagus. Selain untuk memastikan anak kucing mendapatkan tempat tinggal baru, ini juga dilakukan untuk menjaga kesehatannya. Amati jadwal pemberian vaksin anak kucing di bawah ini:

  • 8 minggu: Vaksin FVRCP (Feline Viral Rhinotracheitis Calicivirus and Panleukopenia), vaksin pencegah cacing jantung dan kutu.
  • 12 minggu: penyokong (booster) FVRCP, vaksin Feline Leukemia Virus (FELV)
  • 16 minggu: penyokong FVRCP, penyokong FELV, vaksin rabies.
  • Ingat, prosedur pemberian vaksin akan berbeda tergantung merek vaksin yang digunakan.

Memvaksin anak kucing sebelum menyerahkannya adalah ide bagus. Selain untuk memastikan anak kucing mendapatkan tempat tinggal baru, ini juga dilakukan untuk menjaga kesehatannya. Amati jadwal pemberian vaksin anak kucing di bawah ini:

  • 8 minggu: Vaksin FVRCP (Feline Viral Rhinotracheitis Calicivirus and Panleukopenia), vaksin pencegah cacing jantung dan kutu.
  • 12 minggu: penyokong (booster) FVRCP, vaksin Feline Leukemia Virus (FELV)
  • 16 minggu: penyokong FVRCP, penyokong FELV, vaksin rabies.
  • Ingat, prosedur pemberian vaksin akan berbeda tergantung merek vaksin yang digunakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *