TIPS MENANGANI MASA TRANSISI KUCING SESAAT SETELAH DI ADOPSI

TIPS MENANGANI MASA TRANSISI KUCING SESAAT SETELAH DI ADOPSI

Dikalangan komunitas penyanyang kucing, mengadopsi kucing sudah menjadi hal biasa. Namun, permasalahan yang  sering dialami saat pertama kali kucing diadopsi tiba di tempat baru mereka adalah stress. Stress bisa di tunjukkan dengan berbagai tingkahlakunya mulai nafsu makan menurun, lemas, murung, diam, agresif, ketakutan, diare, sering kencing, bersembunyi, dan mengeong terus-menerus namun setiap individu memiliki perbedaan mengekpresikan stress yang ditunjukkan. Untuk meminimalisir terjadinya stress, perlu adanya masa transisi yang baik untuk dilakukan. Tips agar sukses untuk masa transisi saat mengadopsi kucing adalah dengan melakukan hal-hal berikut.

1. Sangat disarankan anda telah mengenal tingkah laku dan kebiasaan kucing yang akan diadopsi, sebisa mungkin kita memperoleh banyak informasi dari pemilik lama, agar kucing bisa segera mengondisikan diri dilingkungan Jikalau memungkinkan sertakan pula barang-barang kesayangan kucing tersebut untuk dibawa ke lingkungan barunya misalkan selimut atau mainannya.

2. Selama dalam proses transportasi ketempat barunya, usahakan kucing dibuat senyaman mungkin, disarankan menggunakan litter box dan menggunakan kendaraan tertutup agar kucing terhindar dari kondisi berisik dijalanan dan panas yang menyengat selama perjalannya.

3. Pastikan kucing yang diadopsi sehat dan sudah divaksinasi, jika belum divaksinasi, lakukan vaksinasi beberapa waktu sebelum dimulainya Hal tersebut menjadi penting untuk mencegah adanya penyakit yang dibawa oleh kucing, terutama saat anda sebagai pemilik baru, juga telah memiliki kucing lain di rumah. Bila dirasa kondisi kucing meragukan, berkonsultasilah kepada dokter hewan anda.


4. Setelah kucing baru tiba di rumah, asingkan kucing baru dalam ruangan tersendiri dengan kondisi lingkungan yang tenang dan tidak berisik agar dapat beradaptasi dengan lingkungan baru, kondisikan sebisa mungkin lingkungan baru, mirip dengan lingkungan lama. Buka litter box, namun tetap biarkan kucing berada di dalam, sampai ia keluar dengan sendirinya.

5. Siapkan makanan yang cukup dan bernutrisi seimbang, alangkah lebih baik bila mana anda mengetahui pakan kucing dari pemilik lama, jika akan menggantinya dengan jenis pakan baru, gantilah pakan secara bertahap setelah masa Siapkan air minum yang bersih dan segar, dan gantilah secara teratur.

6. Selalu amati kondisi kucing untuk mengetahui gejala stress, dan mulailah dengan mengenalkan kondisi lingkungan baru kepada kucing, setelah beberapa hari dilingkungan barunya dengan bermain, bila mana ada kucing lama mulailah coba untuk diperkenalkan dengan dikumpulkan, namun tetap lakukan pengawasan untuk mencegah kucing Tetaplah berhati-hati dalam melakukan handling dan restrain pada kucing baru, jika dirasa kucing agresif siapkan alat bantu seperti handuk dan gunakanlah pakaian berlengan panjang.

Lama masa transisi kucing di lingkungan baru berbeda-beda tergantung faKtor kucing tersebut dan lingkungan sekitarnya. Namun biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Bila dirasa efek stress masih ditunjukkan lebih dari 2 minggu, bawalah kucing ke dokter hewan untuk mendapat terapi obat penenang. Selama anda menjalankan masa transisi yang baik maka recovery perfomancenya akan semakin cepat. Selamat mecoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *