Kesehatan Anjing, Kesehatan Kucing

Waspada Scabies Gatalnya Bikin Stress

Pernahkah petlovers memergoki hewan kesayangannya tidak nyaman karena gatal? Bisa jadi hewan kesayangan petlovers terkena scabies, lalu bagaimana cara mengatasinya?

Selain mengganggu hewan kesayangan karena rasa gatal yang menyerang, petlovers pun akan merasa tidak nyaman saat melihat penyakit ini menyerang hewan kesayangan, apalagi jika sudah terserang cukup parah.

Menurut Drh. Feby Yolanda, scabies bisa terkena pada kucing dan anjng disebabkan adanya kontak fisik secara langsung dengan hewan lainnya yang sudah terserang lebih dahulu, disamping itu juga bisa tertular dari benda-benda atau perlengkapan yang dipakai pada saat hewan grooming bekas dipakai oleh hewan yang terkena scabies.

Drh. Feby Yolanda

Ternyata tidak hanya kucing dan anjing, penyakit ini dapat menyerang kelinci dan musang yang petlovers pelihara. Penyakit ini juga dapat menyerang semua usia, jenis kelamin (betina maupun jantan) pada kucing dan anjing.

Scabies merupakan jenis penyakit yang dapat menular ke manusia (zoonosis) melalui kontak fisik langsung dengan hewan peliharaan yang terkena scabies,” ujarnya.

Selain itu scabies bisa ditularkan melalui benda yang digunakan bersama-sama seperti handuk atau sabun mandi.

“Tanpa inang tungau ini hanya bisa hidup selama 2-3 hari, namun dia akan bertahan hidup hingga 2 bulan apabila sudah menginfeksi inang (manusia/hewan) dan bisa lebih jika kondisi inang sedang tidak sehat,” papar Feby.

Apa itu scabies?

Feby menuturkan, “penyakit scabies pada kucing dan anjing disebabkan oleh parasit atau tungau yang bernama Notoedres cati (Kucing) dan Sarcoptes scabiei (anjing), tungau ini memiliki ukuran yang sangat kecil”.

Karena ukurannya yang sangat kecil yaitu 0.2 – 0.4 mm maka untuk mendiagnosa tungau tersebut tidak bisa dilakukan dengan mata telanjang tetapi harus memakai bantuan mikroskop atau kaca pembesar dengan melihat kerokan kulit yang diambil didaerah kulit yang mengalami perubahan.

Secara spesifik, kedua jenis tungau ini memiliki ‘cara kerja’ yang sama untuk menyebarkan scabies. Tungau betina yang sudah dewasa membuat beberapa lubang di kulit induk semangnya, membuat rasa gatal yang luar biasa.

Induk tungau akan menggali serta melubangi kulit lalu bertelur dan terus-menerus menggali saluran-saluran pada kulit. Sesudah bertelur, tungau betina akan mati dalam kurun waktu 3 sampai 8 hari telur akan menetas menjadi beberapa ekor larva berkaki enam, dan larva yang sudah dewasa beralih menjadi nimfa yang memiliki delapan kaki.

Pada nimfa dewasa ini berganti kulit yang akan menjadi tungau dewasa. Tungau dewasa ini berkembang biak di dalam saluran yang sudah digalinya dan membutuhkan waktu hingga 2 sampai 3 minggu, seperti itulah siklus hidup mahluk scabies ini.

Gejala klinis

Feby menjelaskan, petlovers dapat kenali gejala klinis pada hewan peliharaan apabila terkena scabies. Ada beberapa ciri yang sangat mudah dilihat seperti menggaruk-garuk bagian tertentu cukup intens pada badan hewan, biasanya sekitar telinga.

Akibatnya akan membuat kerusakan pada kulit sehingga kulit menjadi tergores-gores, memerah dan berkerak yang dapat mengundang bakteri atau jamur masuk. Adanya bakteri dan jamur yang masuk sebagai infeksi sekunder dapat memperparah kegatalan yang dialami oleh hewan.

Kerusakan kulit yang terlihat paling khas pada penyakit ini yakni adanya keropeng dan kemerahan pada tepi daun telinga, siku dan ujung-ujung jari kaki. Pada kondisi parah akan membuat rambut menjadi rontok sampai botak serta kulit diseluruh badan menjadi memerah dan berkerak.

Cara manangani scabies

Apabila di rumah petlovers memiliki lebih dari satu hewan peliharaan sebaiknya pisahkan hewan yang terkena scabies karena penyakit ini sangat mudah menular. Jangan sampai karena satu yang terjangkit scabies semua bisa tertular akibat tidak dipisahkan.

Feby menyarankan untuk pertolongan pertama jika melihat gejala seperti di atas adalah dengan memandikan hewan menggunakan shampoo yang mengandung anti bakteri, anti jamur dan keratolitik di mana shampoo ini dapat mengurangi gejala gatal-gatal yang ditimbulkan oleh adanya infeksi sekunder.

Dapat juga menggunakan salep yang mempunyai kandungan permethrin, petrolatum, Triamcolone, derma tech dan gamexane. Atau jika scabies menyerang kitten atau puppy, petlovers bisa gunakan minyak virgin coconate oil (VCO), yang bisa anda dapatkan di apotik.

Minyak jenis ini sudah terbukti manjur dan aman buat kitten atau puppy, bahkan untuk hewan yang sedang hamil maupun menyusui. Cara penggunaannya yaitu cukup dioleskan pada bagian yang terkena scabies.

Feby menambahkan, namun jika sudah terlalu parah, untuk mengobati penyakit ini perlu mengunjungi klinik atau dokter hewan terdekat untuk mendapatkan obat anti parasitnya. Obat anti parasit tersedia dalam bentuk tetes (spot-on) dan injeksi.

Disamping pemberian dengan menggunakan obat tetes kutu/injeksi dan mandi, pengobatan untuk kerontokan bulu dapat juga diberikan berupa pemberian suplemen khusus untuk kulit dan bulu yang disertai dengan pemberian nutrisi dengan gizi yang seimbang.

Antisipasi Pencegahan

Menjaga kebersihan lingkungan terutama hewan kesayangan. Segera melakukan pengobatan apabila kondisi gatal sudah terlalu lama dan terjadi dibanyak tempat agar segera dilakukan pengobatan.

Apabila hewan kesayangan/ owner terkena scabies dan dilakukan pengobatan sebaiknya disertai dengan desinfeksi lingkungan sekitar agar tungau di lingkungan dapat dibasmi dan tidak menginfeksi lagi.

Selain itu, pemilik juga dapat menghindari hewannya kontak dengan sumber di mana parasit berada, seperti kontak dengan hewan liar yang terkena penyakit ini atau kontak dengan peralatan mandi bekas pakai hewan yang menderita.

Bagi pemilik, hindari kontak dengan hewan lain yang terkena scabies. Jika terlanjur kontak, maka pemilik harus segera mencuci tangan dan mengganti pakaian jika ingin kontak dengan hewannya.

Serta yang tidak boleh dilupakan adalah hindari tempat grooming atau penitipan hewan yang tidak mempunyai kebersihan yang cukup baik. (Vira)

*Ilustrasi : wikihow

One Reply to “Waspada Scabies Gatalnya Bikin Stress”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *