Minggu malam 3 Desember 2023 Drh. Olan Sebastian,MM praktisi Pet Animal dan Valerie Amintohir , Certified Canine Nutritionist lulusan Kanada membahas tentang sejarah keterikatan hubungan antara manusia sebagai pemilik hewan kesayangan, perkembangan sajian makanan dan kandungan nutrisinya, yang bergeser dari semula tradisional bahan alamiah hingga menjadi makanan yang lebih komplek, seperti hidangan untuk pemeliharanya. Yang terakhir perubahan olahan makanan hewan kesayangan tersebut menjadi Human Grade. Webinar diselenggarakan oleh Vetavora dan dimoderatori oleh Drh. Dinda Septiana, yang juga pernah menjadi salah satu pembicara pada webinar Majalah InfoCat&Dog.
Sesi pertama Drh. Olan Sebastian, MM menerangkan sejarah perkembangan dokter hewan di Indonesia di tahun 1985 an yang pada periode itu jumlah lulusannya masih sedikit. Dokter hewan kala itu terserap sebagai tenaga ahli pemerintahan. Bersamaan dengan berkembangnya waktu , perbaikan perekonomian masyarakat, bertambahnya lulusan Fakultas Kedokteran Hewan, maka beralih menjadi profesional yang tak hanya bergantung dengan ketersediaan pekerjaan plat merah, namun mulai menjadi profesi mandiri yang melayani para pecinta hewan kesayangan.
Pada periode 2005-2015 ada perkembangan menarik dari perilaku pecinta hewan kesayangan. Dari Pet Lover menjadi Pet Owner. Perubahannya berkaitan dengan tingkat pendapatan pemilik hewan dan meningkatknya kepedulian kesejahteraan hewan kesayangannya. Pemberian makanan dan pengelolaan kesehatannya semakin meningkat. Dan periode 2015 sampai sekarang, perkembangannya dari Pet Owner menjadi Pawrents, atau “orang tua nya hewan kesayangan”, dan hewan kesayangannya dinamai ” anabul” anak bulu, cucubul, anak dari anabul yang dipeliharanya.

Perubahah perilaku tersebut berhubungan erat dengan perkembangan sajian makanan anabulnya. Dari makanan alaminya, menjadi makanan olahan pabrikan yang variannya masih terbatas dry & wet yang masih standar hewan kesayangan atau Foodgrade. Pada tahapan ini , kecenderungan pet owner memelihara hewan kesayangannya sekitar 5 tahunan, sehingga belum banyak menemukan problem penyakit degeneratif seperti gangguan ginjal, jantung dan penyakit menuanya hewan kesayangan.
Dalam lima tahun belakangan ini, ada kecenderungan pemelihara lebih dekat secara emosional , lebih makmur secara ekonomi, maka durasi pemeliharaan anabulnya semakin panjang , sehingga menemukan adanya penyakit degeneratif, yang menjadikan pawrents menginginkan makanan hewannya, sebagus , selezat yang dia makan. Maka trend Coocked Food Human Grade mulai bermunculan.
Pada sesi kedua Valerie Amintohir, Certified Canine Nutritionist ini menjelaskan benefit dan keunggulan dari Cooked Food Human Grade yang dia sajikan yang bernama Pawmeals. Perjalanan hadirnya Pawmeals melalui research & development yang berkelanjutan inilah salah satunya digarap di Lab Nutrisi IPB.
Selengkapnya webinar tersebut dapat disimak disini
Demikian, Sahabat Cat&Dog perkembangan sajian makanan anabul yang setingkat dengan makanan kita-kita ownernya.

