BSD City, 7 September 2024 – Di tengah rangkaian acara Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2024, salah satu agenda penting yang digelar pada hari pertama adalah Seminar “Government Policy in Support of Pet Industry”, yang diselenggarakan oleh majalah Cat&Dog bersama PT Temali Indonesia, selaku penyelenggara IIPE. Seminar ini menjadi forum yang membahas kebijakan pemerintah dalam mendukung industri hewan peliharaan, yang terus berkembang pesat di Indonesia.
Seminar ini menghadirkan Dr. drh. Nuryani Zainuddin,M.Si, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, sebagai pembicara utama, dengan drh. Rakhmat Nuriyanto, MBA sebagai moderator. Dalam paparannya, Dr. drh. Nuryani menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang telah dan akan diambil untuk mendukung pertumbuhan industri hewan peliharaan, termasuk penguatan regulasi terkait kesehatan dan kesejahteraan hewan. Acara ini diawali dengan sambutan dari Bambang Suharno, pimpinan majalah Cat&Dog sekaligus Direktur Utama PT Gallus Indonesia Utama. Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi industri hewan peliharaan di Indonesia.
Seminar ini dihadiri oleh sekitar 40 pelaku usaha dalam negeri, serta delegasi dari luar negeri, termasuk dari Jerman dan China. Kehadiran perwakilan internasional ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi pasar yang semakin diperhitungkan dalam industri hewan peliharaan global. Jenderal (Purn.) Sutarman, mantan Kapolri, juga hadir dalam seminar ini, mendampingi delegasi dari China. Kehadiran tokoh nasional ini menambah pentingnya acara tersebut, sekaligus memberikan nuansa diplomatik pada seminar. Selain itu, tampak hadir juga sejumlah pelaku bisnis senior di dunia industri peternakan dan hewan kesayangan, seperti Drh. Olan Sebastian, Marco Huterer dari Jerman, Herman Sukamto, serta Drh. Syahroni Djaidi, Ketua Asosiasi Makanan Hewan Kesayangan Indonesia (AMHKI).
Kehadiran para tokoh industri ini menunjukkan antusiasme besar terhadap potensi pertumbuhan industri hewan peliharaan di Indonesia dan pentingnya dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah. Syahroni Djaidi, sebagai Ketua AMHKI, juga menyoroti peran penting asosiasi dalam memastikan bahwa makanan hewan peliharaan di Indonesia memenuhi standar kualitas dan kesehatan yang sesuai, serta bagaimana asosiasi terus berkolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan industri ini.
Seminar “Government Policy in Support of Pet Industry” ini diharapkan dapat menjadi platform untuk diskusi yang lebih intensif antara pemerintah dan pelaku industri, guna menciptakan kebijakan yang lebih mendukung dan berkelanjutan bagi industri hewan peliharaan di masa depan. Dengan berbagai inisiatif dan kebijakan yang dibahas, seminar ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sektor industri hewan peliharaan yang tidak hanya penting bagi kesejahteraan hewan, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

