Global Cat Day 2026. Kucing Udang dan Kucing Jalanan: Dua Wajah Rasa Aman di Hari Kucing Sedunia. Di balik foto kucing yang bergelung menggemaskan, tersimpan satu pesan lembut: betapa mahalnya hal sederhana bernama “merasa aman”.
Global Cat Day 2026 – Tiga Detik yang Menenangkan
Bayangkan ini. Malam hari, lampu kamar sudah diredupkan, jempolmu masih setia menggulir layar. Lalu satu unggahan membuatmu berhenti: seekor kucing oranye-putih tertidur dengan badan melengkung, kepala terselip ke arah lutut, kaki-kakinya menjulur melewati kepala. Bentuknya persis udang yang siap masuk wajan. Kamu tersenyum sendiri. Tiga detik, dunia terasa lebih pelan.
Tapi hari ini tanggal 16 Oktober, dan ada satu hal yang sering luput dari layar kita: di luar sana, di gang sempit, di bawah kolong warung, di balik tumpukan kardus basah, ada kucing-kucing yang belum pernah tahu rasanya tidur seperti itu. Tidur tanpa waspada. Tidur tanpa takut diusir, ditendang, atau kehujanan.
Hari ini adalah Global Cat Day, hari yang dirayakan setiap tahun pada 16 Oktober untuk mengingatkan dunia agar memperlakukan semua kucing secara manusiawi, terutama kucing liar dan terlantar.¹ Dan di waktu yang hampir sama, media kucing Catster memperbarui artikel tentang tren cat shrimping, istilah gaul untuk kucing yang tidur bergelung seperti udang.²
Dua topik ini tampak berjauhan: yang satu lucu-lucuan, yang satu serius. Namun kalau dibaca berdampingan, keduanya bercerita tentang hal yang sama. Mari kita mulai dari yang paling menggemaskan.

Bagian I: Anatomi Seekor “Udang Berbulu”
Apa Sebenarnya Cat Shrimping?
Menurut Catster, cat shrimping adalah momen ketika kita memergoki kucing yang sedang bersantai atau tidur dalam posisi meringkuk membulat, tetapi kaki-kakinya terjulur melewati kepala. Hasilnya adalah siluet yang mirip udang, sebelum udang itu dibelah dan dibumbui.² Ya, mereka memang sejenaka itu.
Anggap saja ini “mode pesawat”-nya kucing. Dunia luar dimatikan sementara, notifikasi diam, dan yang tersisa hanyalah satu makhluk kecil yang memeluk dirinya sendiri.
Tidak Harus Sempurna untuk Dianggap “Udang”
Poin yang paling menggemaskan dari artikel itu adalah kelonggarannya. Penulisnya mengakui bahwa tren ini “tergantung mata yang melihat”. Ada kucing yang meringkuk di tangga atau di tempat lain dan tidak terlalu mirip udang, tetapi niatnya tetap terbaca dan tetap dihitung.² Seperti filter yang tidak harus pas: asal vibes-nya dapat, sah!
Beberapa contoh yang diulas Catster dari media sosial:
- Kucing oranye-putih: kepala menunduk ke arah lutut, kaki terjulur melewati kepala, tubuh melengkung. Disebut replika udang yang nyaris sempurna.²
- Pose klasik: kaki terulur, kepala tersembunyi, mata tak terlihat. Alas tidur yang imut menambah suasana, tetapi postur tubuhnya yang jadi bintang.²
- Kucing berbulu gelap: tampak sangat santai namun terpose rapi. Warna bulunya mengingatkan pada tekstur udang sebelum dimasak.²
- Kucing yang bersandar di sofa: memakai kaki depan untuk menekuk badan dan bersandar pada punggung sofa agar lebih nyaman.²
- Kucing di dalam kotak: ruang sempit membuat kucing otomatis meringkuk. Bulunya yang panjang sedikit menyamarkan bentuk udangnya, tetapi posenya tetap ada.²
Cara Menemukan Si Udang di Dunia Maya
Beberapa platform lebih ramah pada konten ini dibanding yang lain. Catster menyarankan mencari dengan kata kunci seperti “cat curled up” jika tagar cat shrimping tidak memunculkan apa-apa, dan menyebut bahwa sebagian platform, misalnya Facebook, tidak menampilkan unggahan bertema ini meski dicari.² Jadi kalau kamu sedang mengejar “udang”, jangan menyerah di satu aplikasi.
Lebih dari Sekadar Lucu: Makna di Balik Gelungan
Di bagian penutup artikel, ada kalimat yang diam-diam paling berharga. Posisi meringkuk ini disebut sebagai postur istirahat yang normal dan nyaman bagi banyak kucing, sering dipakai ketika mereka merasa aman dan rileks. Dalam beberapa kasus, kucing juga menggelung rapat seperti ini untuk menjaga panas tubuh.²
Pikirkan seperti ini: kalau manusia bisa tidur nyenyak setelah seharian mengejar tenggat, itu tanda otak kita percaya bahwa sekitar kita cukup aman. Kucing yang shrimping sedang mengirim sinyal serupa. Ia seperti Wi-Fi dengan sinyal penuh: tidak ada yang perlu dicemaskan, tidak ada yang perlu dijaga.
Poin penting Bagian I
- Cat shrimping = kucing meringkuk dengan kaki terjulur melewati kepala, mirip udang.
- Tidak perlu mirip sempurna; yang penting maksudnya terbaca.
- Posisi ini normal dan sering menandakan rasa aman serta nyaman, atau upaya menghangatkan tubuh.
- Kalau Facebook “pelit” menampilkannya, cari dengan kata kunci “cat curled up”.
Bagian II: Ketika Rasa Aman Menjadi Kemewahan
Satu Hari, Satu Misi
Kalau pose udang adalah potret kucing yang sudah pulang, Global Cat Day adalah hari untuk kucing yang belum. Menurut Catster, hari ini didirikan oleh organisasi kesejahteraan hewan Alley Cat Allies pada tahun 2001, juga dikenal dengan nama National Feral Cat Day.¹ Fokusnya jelas: kucing liar dan terlantar, serta semua kucing yang pantas diperlakukan dengan manusiawi.
Artikel itu menyebut kucing dan anak kucing termasuk hewan yang paling sering di-eutanasia di tempat penampungan hewan.¹ Karena itu, hari ini lahir sebagai dorongan agar program-program yang welas asih dan tanpa pembunuhan didukung, supaya lebih banyak kucing bisa hidup lebih panjang dan lebih sehat.¹ (Catatan: angka dan kondisi ini mengacu pada konteks yang dipaparkan Catster; situasi di setiap negara dan kota bisa berbeda.)
Mengapa Mereka Sering Terlupakan?
Kucing liar dan terlantar kerap menghadapi pengabaian, kekerasan, dan minimnya sumber daya.¹ Mereka tidak punya akun, tidak punya story, dan tidak bisa menulis thread panjang untuk meminta tolong. Satu-satunya “unggahan” mereka adalah tatapan di pinggir jalan, dan sering kali kita menggulir lewat tanpa berhenti.
Apa Itu TNR, dan Mengapa Disebut Jalan yang Lembut?
Salah satu program yang disorot adalah TNR (Trap-Neuter-Return). Gambarannya begini: kucing liar dan terlantar ditangkap, diberi perawatan yang dibutuhkan, dipastikan disteril serta divaksin, lalu dikembalikan ke lingkungan asalnya.¹ Tujuannya menekan jumlah kucing di tempat penampungan dan populasi komunitas secara berkelanjutan.¹
Bayangkan TNR sebagai “update sistem” untuk lingkungan kucing. Bukan uninstall penghuninya, melainkan memperbarui supaya semuanya berjalan lebih sehat, lebih tenang, dan tidak terus-menerus kelebihan beban.
Poin penting Bagian II
- Global Cat Day jatuh setiap 16 Oktober; didirikan Alley Cat Allies pada 2001.
- Fokus: kucing liar dan terlantar, serta perlakuan manusiawi bagi semua kucing.
- TNR: tangkap, steril, vaksin, kembalikan ke lingkungannya.
- Pesan utamanya: dukung cara yang welas asih, bukan yang mematikan.
Jembatan: Dua Cerita, Satu Pesan
Sekarang coba taruh dua foto bersebelahan di kepalamu. Foto pertama: kucing yang bergelung seperti udang di atas bantal hangat. Foto kedua: kucing kurus di tepi jalan yang menatap ke arah makanan orang lewat.
Perbedaan keduanya bukan soal ras, bulu, atau keimutan. Perbedaannya hanya ada atau tidaknya tempat yang membuat mereka merasa aman.
Kucing yang shrimping adalah bukti bahwa rasa aman itu nyata dan bisa terlihat dari cara seekor makhluk memejamkan mata. Global Cat Day adalah pengingat bahwa rasa aman itu bisa kita bagikan, seperti AirDrop kebaikan yang tidak memerlukan kuota, hanya kemauan.
Bagian III: Delapan Cara Ikut Menyalakan Lampu
Kamu tidak harus menjadi aktivis atau punya dana besar. Catster merangkum berbagai cara untuk terlibat, dan setiap langkah kecil dihitung.¹ Berikut ringkasannya:
- Hadiri atau selenggarakan acara untuk menyebarkan kesadaran dan menggalang dana bagi lembaga kesejahteraan hewan atau penyelamat kucing.
- Bersuara di media sosial. Bagikan unggahan, story, atau foto yang menekankan pentingnya kesejahteraan kucing. Tagar yang disarankan: #GlobalCatDay, #CatsAreCommunity, dan #MyCatStory.
- Jadi relawan atau donatur, baik waktu maupun dana, ke penampungan atau kelompok penyelamat setempat. Mengadopsi sementara (foster) juga termasuk.
- Bangun tempat berteduh atau titik makan di luar rumah untuk kucing yang hidup di luar.
- Hubungi pejabat terpilih agar mendukung aturan yang melindungi kucing, seperti program TNR dan pendanaan penampungan.
- Lakukan TNR untuk kucing komunitas di sekitarmu.
- Adopsi atau rawat sementara seekor anak kucing.
- Manjakan kucingmu sendiri dengan pelukan, camilan, dan waktu bermain.
Oh ya, langkah nomor 8 sama sah dengan nomor lainnya. Mencintai kucing yang sudah ada di rumah adalah bentuk perayaan juga.
Bagian IV: Jika Kamu Memutuskan Membawa Pulang “Si Pindahan”
Bagaimana kalau hari ini kamu tergerak mengadopsi kucing dari penampungan? Hati yang baik perlu ditemani persiapan yang baik. Catster menyiapkan enam langkah agar kucing baru bisa merasa betah.¹ Kita bisa membayangkannya seperti onboarding karyawan baru: tidak ada yang bisa langsung nyaman di hari pertama.
- Jadikan rumah ramah kucing. Singkirkan tanaman beracun dan zat yang membahayakan. Sediakan alas tidur hangat, tiang cakar, mainan, kotak pasir, dan satu sudut tenang untuk bersembunyi.
- Jadwalkan kunjungan ke dokter hewan secepatnya untuk memastikan kesehatan dan imunisasinya. Bicarakan juga soal kebutuhan makan khusus serta sterilisasi bila belum dilakukan.
- Beri waktu untuk menyesuaikan diri. Awalnya tempatkan di ruangan terpisah lengkap dengan makanan, air, dan kotak pasir. Perkenalkan anggota keluarga dan hewan lain secara bertahap, dan biarkan ia menjelajah sesuai kecepatannya sendiri.
- Sosialisasi dengan lembut. Dorong interaksi positif lewat bermain dan kasih sayang, serta sediakan pengayaan seperti wadah makan teka-teki dan mainan interaktif.
- Bangun rutinitas. Kucing menyukai hal yang bisa ditebak: jadwal makan yang tetap, air segar tiap hari, dan kotak pasir yang rutin dibersihkan.
- Pantau perilaku dan kesehatannya. Waspadai tanda stres seperti terus bersembunyi, berlebihan menjilati diri, atau perubahan pola makan, dan segera hubungi dokter hewan bila ada hal ganjil.
Dan Suatu Hari, Ia Akan Bergelung Seperti Udang
Mungkin inilah bagian yang paling menyentuh. Kucing yang baru datang dari jalanan atau penampungan mungkin tidak langsung tidur nyenyak. Ia akan mengawasi, bersembunyi, dan menguji apakah rumah barunya benar-benar aman.
Tetapi suatu malam, bila kamu sabar, kamu akan menemukannya di pojok sofa: badan melengkung, kaki terjulur, mata terpejam. Itulah “centang biru” dari seekor kucing: pesan bahwa ia sudah percaya padamu, dan ia sudah merasa pulang.
Poin penting Bagian III dan IV
- Ada banyak cara terlibat, dari yang gratis (menyebarkan kabar) hingga yang intens (TNR, adopsi).
- Kucing adopsi butuh adaptasi: ruang aman, dokter hewan, rutinitas, dan kesabaran.
- Perhatikan perubahan perilaku dan segera konsultasi ke dokter hewan bila ada yang mengkhawatirkan.
Dekat dengan Rumah: Kita Memang Bangsa Pencinta Kucing
Pesan ini terasa dekat bagi kita di Indonesia. Survei Jakpat pada 9-10 Maret 2026 yang melibatkan 1.254 responden menemukan bahwa kucing adalah hewan peliharaan paling populer, dipelihara oleh 75% responden.³ Menariknya, 38% responden mengaku mengadopsi kucing yang mereka temukan di jalanan, sedangkan hanya 14% yang membelinya dari toko hewan.³
Artinya, tanpa sadar banyak dari kita sudah menjadi bagian dari kisah ini: pernah menyelamatkan, memberi makan, atau menampung seekor kucing yang kebetulan lewat. Global Cat Day hanya mengajak kita melakukannya dengan lebih sadar dan lebih terarah.
Penutup: Jadilah Alasan Seekor Kucing Bisa Memejamkan Mata
Ingat tiga detik di awal tadi, saat kamu tersenyum melihat kucing yang tidur seperti udang? Senyum itu sebenarnya hadiah dari seekor makhluk yang percaya pada tempatnya berada.
Sekarang pikirkan kucing yang belum mendapatkannya. Kita tidak bisa menyelamatkan semuanya dalam sehari, dan itu tidak apa-apa. Tetapi kita bisa memilih satu langkah kecil hari ini: mengisi mangkuk di depan rumah, membagikan informasi tentang sterilisasi, menyisihkan donasi untuk penampungan terdekat, atau sekadar memeluk kucing sendiri sedikit lebih lama.
Karena pada akhirnya, dunia yang lebih baik bagi kucing bukan dibangun dari satu aksi besar. Ia dibangun dari banyak orang yang memutuskan bahwa setiap makhluk kecil berhak tidur meringkuk tanpa rasa takut.
Diolah dari dua artikel Catster, 16 Oktober 2026
Catatan Kaki
¹ Christian Adams, “Global Cat Day 2026: How to Join the Celebrations,” Catster, diperbarui 11 Oktober 2026. https://www.catster.com/lifestyle/global-cat-day/ (Rujukan Catster sendiri mencantumkan globalcatday.org, alleycat.org, holidaycalendar.io, dan PR Newswire sebagai sumbernya.)
² Rachael Gerkensmeyer, “What Is Cat Shrimping? Explanation With Pictures,” Catster, diperbarui 14 Oktober 2026. https://www.catster.com/cat-behavior/what-is-cat-shrimping/
³ GoodStats, “5 Hewan Peliharaan Terfavorit Publik RI 2026, Kucing Paling Banyak!”, berdasarkan survei Jakpat “Pet Industry in Indonesia” (9-10 Maret 2026, 1.254 responden). https://data.goodstats.id/statistic/5-hewan-peliharaan-terfavorit-publik-ri-2026-kucing-paling-banyak-xaoMP
Catatan penulis: Seluruh metafora (mode pesawat, Wi-Fi, AirDrop, update sistem, onboarding, centang biru) adalah tambahan penulis untuk memudahkan pemahaman dan bukan bagian dari artikel sumber. Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan saran dokter hewan; untuk perubahan perilaku atau kesehatan kucing, konsultasikan dengan dokter hewan.

