Completely satisfied Tail: Scrappy mendapatkan rumah dan sahabat

Ketika Emily Burke masuk ke kamarnya tepat sebelum Natal, dia tahu ada seseorang yang masuk dan itu bukan Sinterklas. Bungkus permen plastik berserakan di lantai. Anjing keluarga, Toto dan Scrappy, tampak tidak bersalah, hanya saja Scrappy masih mengunyah sepotong permen dan mengibas-ngibaskan ekornya. Toto, yang sepertinya tidak ada hubungannya dengan itu (lagipula dia hanya berbaring di tempat tidurnya), ada permen yang menempel di kumisnya. Pasangan itu telah menemukan simpanan kaus kaki Natal. Untungnya, tidak ada yang beracun di simpanan itu, tetapi anekdot itu mengingatkan kita untuk memastikan bahwa kita menjauhkan hal-hal yang berpotensi berbahaya dari jangkauan hewan peliharaan kita.

Scrappy tiba di tempat penampungan yang penuh dengan rambut gimbal dan ketakutan.

Scrappy tiba di tempat penampungan yang penuh dengan rambut gimbal dan ketakutan.

Toto yang berusia dua belas tahun membutuhkan seorang teman untuk sementara waktu, tetapi setiap anjing yang dianggap akan diadopsi oleh keluarga Burke menggeram padanya, dan itu tidak berhasil sama sekali. Dan kemudian dia diperkenalkan dengan Scrappy, yang terdaftar di Petfinder oleh Pusat Kontrol Hewan Washington County / Johnson Metropolis di Tennessee.

Scrappy, yang berusia sekitar dua tahun, berasal dari latar belakang yang kejam dan sangat ketakutan sehingga dia meringkuk di belakang kandangnya. “Dia tampak seperti rubah kusut kecil,” kata Emily. Ketika dia pergi menemuinya, dia duduk bersamanya di kandangnya dan akhirnya mengikatnya sehingga dia bisa membawanya ke ruang bermain. Rintangan berikutnya adalah bertemu Toto.

“Meskipun Scrappy takut pada kami, dia mencintai Toto,” kata Emily, “dan telah mencoba meniru semua yang dilakukan Toto sejak saat itu. Dia bahkan membiarkan Toto mengambil tulangnya setelah mengunyah bagian keras yang tidak bisa dipegang Toto lagi.”

Scrappy secara bertahap mengatasi rasa malunya di sekitar keluarga. Dia suka berlari, yang menginspirasi Toto untuk berolahraga juga. Scrappy juga menikmati pelukan dan “suka duduk di kaki kursi malas ayah saya dan dibelai,” kata Emily. Dia masih waspada terhadap orang asing dan suara keras membuatnya takut, tapi dia sudah jauh.

Scrappy telah berubah dari “kucing penakut yang berantakan” menjadi anggota keluarga yang bahagia. Ini adalah perjalanan yang indah untuk anjing yang pernah terabaikan.

Majalah Cat Dog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *