KUNJUNGAN KE RAINBOW SANCTUARY INDONESIA RAWAKALONG GUNUNG SINDUR BOGOR

Minggu, 26 Januari 2025—Dwijo Weliyanto, reporter Majalah Cat&Dog, memacu kendaraannya menuju Rainbow Sanctuary yang beralamat di Jl. Pendidikan No. 18, Kelurahan Rawakalong, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor. Tujuannya adalah untuk bertemu langsung dengan Erika Kusuma Wardani, sosok di balik berdirinya Rainbow Sanctuary.

Sesampainya di lokasi, Dwijo disambut hangat oleh Mba Lilis, salah satu petugas di tempat itu. Memasuki area Rainbow Sanctuary, suasana hijau yang luas dan dipenuhi pepohonan langsung menyapa mata. Riuh gonggongan ratusan anjing menambah kesan hidup dari tempat perlindungan ini.

Rainbow Sanctuary memiliki sistem keamanan berlapis, dengan pintu gerbang yang membuka akses ke berbagai sektor. Setiap gerbang memisahkan kelompok kandang yang diatur berdasarkan ukuran dan kebutuhan anjing. Ketika memasuki setiap sektor, gonggongan dari kelompok anjing yang berbeda menyambut kedatangan tamu. Beberapa anjing yang berada di luar kandang dengan penuh rasa ingin tahu menghampiri, seolah memastikan niat baik dari pengunjung baru.

Pada gerbang keenam, Dwijo tiba di sebuah sektor yang teduh, dinaungi pepohonan tinggi. Di sini, ia disambut langsung oleh Erika Kusuma Wardani dan timnya, yang tengah menikmati santap siang secara lesehan. Setelah tegur sapa singkat, Dwijo memulai perbincangan mendalam dengan Erika mengenai perjalanan panjang Rainbow Sanctuary.

Erika menceritakan bahwa Rainbow Sanctuary berdiri pada tahun 2017. Awalnya, ia bukan pecinta anjing, namun sebuah trauma kehilangan orang tercinta membuatnya disarankan untuk memelihara anjing sebagai terapi emosional. Dari situ, kecintaannya pada hewan berkembang, hingga akhirnya ia mendirikan sanctuary ini sebagai tempat perlindungan bagi hewan-hewan yang terlantar atau tidak tertampung di luar.

Saat ini, Rainbow Sanctuary menjadi rumah bagi 183 anjing, 18 kucing, 1 kelinci, 2 minipig, 6 kura-kura, dan 2 monyet. Erika menjelaskan bahwa kebutuhan makanan untuk hewan-hewan ini cukup besar, mencakup 45 kilogram daging, 30 kilogram beras, dan 50 kilogram ayam setiap harinya. Selain itu, dry food disediakan dalam jumlah tak terbatas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Dalam perjalanan panjang Rainbow Sanctuary, Erika merasakan berbagai suka dan duka. Salah satu kebahagiaannya adalah melihat hewan-hewan yang diselamatkan dapat hidup dengan layak dan penuh kasih sayang. Namun, tantangan besar yang kini dihadapi adalah penolakan perpanjangan sewa lahan oleh warga setempat. Hal ini memaksa Erika dan timnya untuk mencari lokasi baru, dengan rencana pindah ke wilayah Anyer.

Rainbow Sanctuary bukan hanya tempat perlindungan bagi hewan, tetapi juga simbol dedikasi dan cinta tanpa syarat terhadap makhluk hidup. Erika berharap, dengan dukungan dari berbagai pihak, ia dapat terus melanjutkan misinya menyelamatkan dan merawat hewan-hewan yang membutuhkan, meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.

Pemirsa Majalah Cat&Dog yang penasaran ingin tahu lebih mendalam kiprah Ibu Erika Kusuma Wardani dan Rainbow Sanctuary ke depannya dalam melayani anjing dan kucing yang kurang kasih sayang, dapat ikut bergabung di acara webinar hybrid Majalah Cat&Dog pada Sabtu, 8 Februari. Anda yang tertarik untuk hadir di tempat dipersilakan, dan bagi yang membutuhkan melalui Zoom juga disediakan link-nya. Anda yang tidak berkesempatan pada dua pilihan tadi, masih dapat menyimak melalui YouTube livestreaming secara real-time maupun rekamannya.

 

Majalah Cat Dog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *