PENYELAMAT KUCING ANJING ALA KAK NUNUK

Tak bisa dihindari, kita sering menjumpai  orang yang “membuang kucing” di tempat yang dianggapnya “aman” untuk meniadakan gangguan kucing.   Tempat itu biasanya di sekitar pasar,  sekitar pembuangan sampah,  dan taman komplek perumahan.   Mereka yang “tega” membuang kucing atau anak kucing ini, mengira tempat-tempat tersebut dihuni oleh orang baik yang akan mengadopsi, dan merawatnya.

Asumsi tersebut bisa benar bisa juga keliru. Benar di tempat tersebut pasti kucing selamat jika disekitar tempat tersebut  ada warga penyelamat kucing.
Kalau tidak ada yang sudi menyelamatkan,  dipastikan kucing tersebut bakalan merana, kelaparan, sakit dan mati.

Majalah Cat & Dog,  menjumpai pegiat penyelamat hewan atau penyelamat kucing di sebuah komplek perumahan yang berada di sekitar Cinere-Pondok Labu – Karang Tengah- Lebak Bulus,yang akrab dipanggil KAK NUNUK.

Kak Nunuk adalah seorang Music Arranger, Psikolog, seniman musik dan pengolah lagu anak-anak yang  mungkin Anda salah satunya yang nge-fans dengannya.   Anda yang remaja di tahun 1990-2000 an tentu sangat mengenal Kak Nunuk,   di layar TV lewat lagu-lagu anak yang diaransir,  acara TV  seperti Kring-Kring Olala,  dan pernah siaran pagi di Radio Bahana 101.8 FM ,  dan berulangkali diundang menjadi tamu di TV, kanal youtube, radio siaran,  portal  berita online, untuk membahas LAGU ANAK-ANAK….. ini profilnya :

Sekilas beberapa foto yang dapat mengingatkan Anda :

PENYELAMAT KUCING ANJING ALA KAK NUNUK

Majalah Cat & Dog, menyaksikan seru-nya  Kak Nunuk demikian akrab dengan Kucing, Anjing, burung Merpati, dan hewan lain yang mampir di taman komplek perumahannya.  Siulannya Kak Nunuk dihapali oleh segerombolan Merpati, bahwa itu adalah kode untuk membagikan makanan.

Awal pandemi Covi19 merupakan momentum dimulainya pelayanan khusus terhadap hewan-hewan tersebut. PPKM Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang membatasi gerak kegiatan bermusiknya, saat itu, membuat energinya disalurkan untuk  mengubah wajah taman di perumahannya yang semula penuh belukar menjadi asri. Menyingkirkan rumput Alang-alang, kerikil bebatuan, tanaman liar dirombak menjadi lebih bersahabat bagi warga manusia dan hewan disekitarnya.

Beberapa kali Kak Nunuk menjumpai kardus di sudut pos Satpam berisi bayi kucing dan indukan yang dikirim oleh “seseorang yang tidak ber-peri-kekucingan”.  Kiprah Kak Nunuk dibantu beberapa relawan yang peduli, antara lain  Mba Ibah dan Mba Dani, yang seolah menjadi duta kesejahteraan kucing disana. Bahkan tak hanya memberikan makanan minuman saja , mereka juga mengupayakan “sterilisasi”  agar para kucing pendatang ini, sejahtera.

Kak Nunuk juga memanfaatkan peluang sponsor, untuk mendukung aksi mempercantik taman dan mensejahterakan hewan penghuninya, maka jangan heran kalau warna-warni cat yang menghiasi tembok , paving block disana penuh logo-logo brand sponsor.

Disana anda dapat melihat PET CORNER, tempat kucing atau hewan lain “prasmanan” menikmati makanan yang disajikan oleh warga yang membagikan “makanan”.  Pet Corner juga merupakan “ajang berbagi HAPPY”,  ibu-ibu atau mba-mba Baby Sitter  yang membawa asuhannya yang ” susah makan”, mereka membawa makanan kucing , untuk memanggil kucing-kucing berkumpul.   Hasilnya, bocah-bocah susah makan itu pun terhibur, sehingga terlena saat disuapin.    Bayinya lahap-kucingnya kenyang.

Apa saja kiprahnya dan apa saja manfaat yang dinikmati oleh masyarakat sekeliling taman di komplek perumahannya,  seperti apa bentuk Pet Corner ?  simak liputannya.

Pengalaman Kak Nunuk menyelamatkan bayi kucing dan anjing, menginspirasi untuk disimak kisahnya di webinar batch 36 yang rencananya digelar Senin 6 Juni 2022 pukul 14.00-16.00WIB, yang akan berduet dengan Dokter Hewan yang juga sering diminta Operasi Caesar di saat Klinik lainnya TUTUP, bernama drh Warih Nugroho dari Maira Pet Care & Clinic Pelaihari Kalimantan Selatan

Daftarkan Gratis dari sekarang di https://bit.ly/daftarwebinarcatdog36

Majalah Cat Dog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *