Kesehatan Kucing

Akibat Kucing Tidak Divaksin Ini Bahayanya

Akibat kucing tidak divaksin

Memutuskan memiliki hewan peliharaan seperti kucing berarti kamu harus siap untuk menyiapkan yang terbaik untuk mereka seperti makanan bergizi dan vaksin. Tak hanya untuk manusia, vaksin juga diwajibkan untuk kucing.

Mengapa Kucing Wajib Divaksin?

Gunanya agar mencegah tertular penyakit yang selanjutnya bisa juga menulari manusia, selain itu agar kesehatan kucing terjaga, dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Seperti cara kerja vaksin pada manusia, vaksin untuk kucing juga akan merangsang sistem imun yang nantinya akan membentuk antibodi.

Pada umumnya, vaksin dapat dilakukan setelah kucing berusia dua bulan. Sebelum kucingmu divaksin, baiknya mengetahui syarat-syaratnya terlebih dulu. Di antaranya:

  • Sehat, tidak dalam kondisi demam
  • Nafsu makan baik
  • Tidak cacingan
  • Umurnya sudah masuk syarat minimal untuk vaksin
  • Tidak pilek, bersin
  • Tidak batuk
  • Tidak diare juga muntah
  • Dan tidak ada masalah kulit

Jika kucingmu masuk semua kategori di atas, maka segeralah bawa ke dokter hewan untuk divaksin. Namun, bagaimana jika kucing tidak divaksin?

Akibat Kucing Tidak Divaksin Ini Bahayanya

1. Terserang penyakit leptospirosis

Kucing yang tidak divaksin rentan terserang penyakit leptospirosis. Penyakit ini menyebar lewat kulit yang terkelupas atau urin. Saat bakteri masuk ke darah, akan menyebar juga menyerang organ seperti hati, limpa, ginjal, bagian intim hingga sistem saraf pusat.

Gejala yang dialami seperti anoreksia, dehidrasi, demam dan mudah haus. Kucing biasanya tidak mau bergerak dan merasa sakit.

2. Toksoplasmosis

Bakteri yang ada pada kucing ini bisa menyerang manusia melalui kotorannya. Apabila kucing tidak diberi vaksin, bakteri toksoplasmosis akan lebih meningkat dan tentunya bisa membahayakan orang sekitarnya. Terlebih jika ada ibu hamil atau anak kecil di rumah.

3. Akan terserang penyakit berbahaya lainnya

Jika kucing tidak diberi vaksin, akan berpotensi terserang beberapa penyakit.

Feline respiratory disease atau flu kucing

Kucing akan mudah terserang penyakit flu kucing. Penyakit ini menular lewat percikan air liur saat kucing batuk atau bersin. Penyebab flu kucing pada umumnya disebabkan oleh feline calicivirus. Penyakit ini mudah menular dan bisa membuat kucingmu bersin, kehilangan nafsu makan, batuk, dan matanya berair.

Feline enteritis

Gejala yang dialami oleh kucing adalah muntah juga diare yang parah, kehilangan nafsu makan, depresi, sakit perut yang amat sangat. Dan penyakit ini sangat menular.

Feline leukaemia

Virus yang menyebabkan penyakit ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh. Hingga membuat kucingmu kehilangan nafsu makan, diare, berat badan menurun dan muntah.

4. Biaya kesehatan membengkak

Jika kucing tidak divaksin dan sakit, biaya kesehatan yang kamu keluarkan akan membengkak. Rawat inap sehari sekitar seratus ribu, jika harus dirawat selama seminggu berarti tujuh ratus ribu yang harus kamu keluarkan.

Itu belum ditambah dengan tindakan medis juga obat-obatan. Biaya yang akan dihabiskan bisa jutaan.

Jadi, saat memutuskan untuk memiliki kucing, salah satu hal utama yang harus dilakukan adalah vaksin. Karena dengan memberikan vaksin, kucingmu lebih sehat dan keluarga pun terjaga dari penularan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *